eramuslim

Kategori: Oase Iman

Saya Terlahir di Bawah Pohon Waru

Jika dalam beberapa bulan mendatang akhirnya saya akan meninggalkan Yogya, maka masjid kampus (maskam) UGM adalah salah satu tempat yang paling akan saya rindukan. Sebuah masjid besar yang sangat indah, tempat dimana dulu hampir tiap pekan saya kunjungi. Namun siapa yang menyangka bahwa di halaman belakang masjid ini, di antara rerimbunan pohon itu, pernah lahir sepasang bayi.

Baca selengkapnya →

Bekal Para Caleg Muslim

Selanjutnya jika nantinya kalian terpilih menjadi anggota legislative. Maka kalian tidak akan berupaya untuk mengembalikan modal kampanye kalian. Bahkan kalian tidak pula berpikir untuk mem’bunga’kan dana yang telah kalian keluarkan sehingga pemikiran untuk menjadi broker – broker anggaran atas nama manajemen fee atau upah pungut atau apapun namanya tidak pernah terlintas dalam otak kalian.

Baca selengkapnya →

Ajari Aku Mencintai Mereka

Ada lagi hal menarik yang menujukkan kedekatan hubungan ibu dan anak ini. Saat ia bertugas menjadi pembimbing praktik lapangan mahasiswa. Ayah dan Ibunda mengantarkannya sampai lokasi keberangkatan. Dicium tangan ayahnya, lalu ibunya. Cuup… Cuuup… Muaaaaahh!

Baca selengkapnya →

“Birds of a Feather Flock Together”

Aku teringat sebuah pribahasa yang kupelajari di sekolahku dulu “Birds of a feather flock together” dan rasanya pribahasa itu tepat sekali untuk menggambarkan apa yang baru saja terjadi selepas Ied tadi. Secara otomatis orang berkelompok menurut negara masing-masing tanpa menghiraukan saudara muslimah Jepang yang berada disudut ruangan. Ya, kesamaan identitas karena berasal dari negara yang sama; tanpa sengaja telah menimbulkan pembatas tersendiri bagi para mualaf Jepang yang sangat minoritas tersebut.

Baca selengkapnya →

Memulai dari Hati

Hati bagai seorang raja yang mengepalai angkatan perangnya. Ia berhak memerintah, berkehendak dan memaksa maupun melarang sekehendaknya. Ketika seorang bapak melihat dari tingkah laku anaknya yang kurang baik, bapak yang mengerti akan mulai masuk kedalam hati anak, ia mencoba menyelami keinginan dan jiwanya, ketika bapak bisa memahami sang anak dan hati anak telah dapat dikuasainya, bapak tadi akan mudah mengarahkan anak tadi pada keinginannya.

Baca selengkapnya →

Membenamkan Kesadaran akan Sebuah Kebiadaban

Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan menghadiri paparan oleh Ustadz Khaldun Ibrahim Salam, Ulama Yordan yang fasih berbahasa Indonesia di sebuah Islamic Center di Pondok Gede. Secara garis besar Ia mengingatkan bahwa tragedi Gaza ini adalah peringatan untuk ummat Islam di mana pun mereka berada. Hendaknya tragedi Gaza ini menjadikan kita berenung atas kualitas iman dan ilmu yang kita miliki.

Baca selengkapnya →

Pahlawan Amerika Sejati

Boleh dibilang dia adalah sosok pahlawan Amerika yang sejati dambaan setiap orang plus idola remaja, bayangkan dia tidak gentar sedikitpun saat di terjunkan ke "sarang" nya pembenci Amerika saat itu.

Baca selengkapnya →

Kecil-Kecil Sudah Belajar Curang

Lain waktu ada juga kejadian di salah satu universitas terkenal, yang mana mahasiswanya rela berbohong untuk mendapatkan nilai yang baik dengan cara menyalin jawaban soal yang benar. Setelah lembar jawaban ujian (LJU) dinilai, dan diumumkan, mahasiswa diberi kesempatan untuk melihat LJU kalau-kalau ada jawaban yang belum atau salah dinilai dengan cara menyamakan dengan solusi ujian.

Baca selengkapnya →

Orang Tua Itu Tak Pernah Terdengar Mengeluh

Apakah anda pernah mendengar orang bekerja dengan rute Jakarta-Sukabumi tiap hari pulang pergi? Pasti anda pernah mendengarnya. Waktu kantor saya masih di Kelapa Gading, bis jurusan Tanjung Priuk-Sukabumi selalu ramai dengan penumpang. Secara sederhana dapat disimpulkan bahwa banyak orang yang tinggal di Sukabumi yang aktivitasnya di Jakarta dan mereka pulang pergi untuk itu.

Baca selengkapnya →

Siapa yang Bisa Menyetop Israel ?

Siapakah yang bisa menyetop Israel, bilaThe Big Five hanya mengutuk atau mengetuk, sambil membiarkan Israel membombardir Palestina ? Siapakah yang bisa menyetop Israel, bila tujuh negara tetangga yang jelas-jelas negara Islam, namun hanya teriak-teriak dan bom tetap berjatuhan di Palestina? Siapakah yang bisa menyetop Israel ?

Baca selengkapnya →