eramuslim

Kategori: Oase Iman

Nikmat Tuhan Jangan Didustakan

Sebuah pertanyaan lugu dan polos yang mungkin saja dijumpai bukan hanya oleh satu dua orang tua dari anak-anak mereka. Anak-anak yang selalu tertarik dengan berbagai hal dan selalu menuntut untuk diberi jawaban yang memuaskan akalnya. Bagi orang tua, jangan sia-siakan kesempatan itu. Inilah saat yang paling tepat untuk mengisi hatinya dengan nilai-nilai kesahihan dan membimbing akalnya untuk sampai pada ke-Maha Besaran Allah. Tentu dengan kadar dan volume untuk anak seusianya.

Baca selengkapnya →

Kisahku Khatam Al-Qur’an

Usia saya menjelang kepala 4. Jika merujuk ke pengalaman junjungan kita Nabi Muhammad SAW, maka kemungkinan “tinggal” 20 tahunan lagi saya beredar di dunia ini. Namun, dengan usia sematang itu, untuk menghitung berapa kali saya khatam Al-Qur’an seumur hidup saya ini, rasanya lima jari saya tidak habis. Duh…malunya.

Baca selengkapnya →

TKW Itu Adalah Malaikat Kecil Kami

Tiga bulan bukanlah waktu yang pendek bagiku meninggalkan keluarga di rumah, oleh karenanya baru dua bulan bekerja sebagai TKI, aku sudah berani ngajuin cuti. Alhamdulillah setelah tiga bulan, cutiku di approve untuk tiga minggu. sebagai para TKI skill, kita memang di fasilitasi bisa membawa keluarga, tapi karena belum dapat rumah, dengan sangat terpaksa membujang dulu, sebuah masa yang tidak enak setelah sebelumnya selalu bersama keluarga.

Baca selengkapnya →

Rahasia Bahagia dan Ketentraman Hidup

Tidak dapat kita pungkiri bahwa roda kehidupan selalu berputar. Tidak selamanya kehidupan yang kita jalani dan temui sesuai dengan harapan dan keinginan kita. Terkadang ia bertentangan dengan harapan kita. Orang-orang yang berhati baik akan bisa menyikapi keadaan tersebut dengan arif dan bijaksana.

Baca selengkapnya →

Berjemur Di Padang Mahsyar

Berdekatan dengan Mahmood seolah sedang berada di taman surga, wajahnya teduh, tatapan matanya penuh cahaya, ucapannya sarat hikmah, gurauannya tidak menyakitkan dan tingkah polanya menggambarkan kalau dia orang yang lebih mementingkan kepentingan akhirat daripada sibuk mengurusi dunia, terlalu banyak pelajaran hidup yang saya dapatkan dari buruh migran yang hanya menengok keluarganya tiga tahun sekali ini.

Baca selengkapnya →

Ramadhan Menyapa Palestina

Kata-kata panas itu memberikan sebuah penjelasan, mengapa hingga hari ini perang tak pernah berhenti. Muslim Palestina yang memang telah lama berada di Palestina jelas tidak mau menyerahkan begitu saja tanahnya pada bangsa angkuh penjajah simbol iblis dunia. Mereka akan dengan sekuat hati membela tanah air dan martabatnya dan kemerdekaan Islamnya dengan seluruh jiwa raga, melawan Yahudi laknatullah. Namun apakah semua demikian?

Baca selengkapnya →

Mantel Untuk Para Pecinta

Panggilan cinta itu adalah fitrah. Ia tidak dilarang agama. Bahkan kita patut bersyukur, Islam agama yang kita anut ini, bukan sekedar merestui nilai cinta tetapi juga memberikan tuntunan bagaimana seorang muslim yang saling terpaut cinta itu mengerti dan rela hakikat cinta itu adalah mulia dan tidak boleh dinodai oleh apapun namanya. Setiap muslim yang tengah jatuh cinta tidak boleh membiarkan cintanya liar bak kuda binal.

Baca selengkapnya →

Keterlambatan Di Pagi Itu..

Andai saja aku yang kebagian duduk di kursi cadangan itu tadi. Entah tinggal nama atau menjadi orang cacat yang tak berkaki kini. Padahal sepanjang jalan sebelumnya aku kesal dan menggerutu karena terlambat berangkat dan naik bus dengan kondisi yang kurang nyaman. Subhanallah, Allah lah yang Maha Tahu yang terbaik buat hambaNya.

Baca selengkapnya →

Sahur, Bukan Sekedar Urusan Makan Dan Minum

Bagi yang belum bisa melepaskan diri dari menonton televisi, acara santap sahur bisa kita gunakan sambil menambah ilmu dan wawasan keagamaan kita. Ada saluran televisi yang membuat acara khusus yang bisa menambah ilmu agama kita, yang tidak ada di luar Ramadhan. Tayangan seperti apa, itu tergantung pada pilihan kita, apakah tayangan yang bersifat tontonan ataukah tuntunan.

Baca selengkapnya →

Kegigihan Sang Anak

Anak kita memang pandai. Jangan menganggap sang anak, adalah anak yang tidak tahu apa-apa. Karena dia tahu persis bagaimana caranya untuk mendapatkan semua yang diinginkannya. Maka sang anak akan belajar dari waktu ke waktu, strategi apa yang bisa dilakukannya untuk meruntuhkan hati orang tuanya.

Baca selengkapnya →