eramuslim

Kategori: Oase Iman

Kampanye Hemat Tanpa Diumpat

Dalam berkampanye, dilarang memasang iklan caleg atau parpol. Tak ada adu kekuatan dalam bentuk iklan. Parpol tidak perlu memutar otak untuk mengeluarkan iklan ratusan juta untuk suatu iklan. Kalaupun ada media promosi, hanya berupa poster resmi yang dicetak dalam ukuran yang sama. Tempat pemasangannya telah ditentukan. Tak boleh menempel poster di tiang listrik atau sarana umum yang bukan peruntukkannya.

Baca selengkapnya →

Memaknai Cinta Yang Sesungguhnya

Saya mendambakan seorang istri yang solehah, yang membantu saya dalam ketaatan dan kebaikan. Ketika saya benar, ia tidak ragu untuk mendukung saya, ketika saya salah, ia tidak segan, malu dan takut untuk menegur dan mengingatkan saya dengan cara yang baik, lembut dan penuh kebijaksanaan.

Baca selengkapnya →

Dokterku Bercerita

Ilmu itu tidak harus hanya tentang agama, tapi juga tentang semua hal. Apakah itu tumbuhan, masak-memasak atau belajar mendidik anakpun perlu ilmu. Setiap saat kita memerlukan ilmu untuk mengelola keadaan kita, agar kita mampu dan cerdas menyikapi persoalan apapun yang kita hadapi.

Baca selengkapnya →

Kecolongan Di Persiapan Hina Matsuri

Dimasa lalu, boneka hina akan dilarutkan ke sungai untuk mengusir roh jahat. Menariknya, di masa kini orang akan menyimpan kembali boneka hina setelah selesai perayaan karena harganya mahal dan sayang untuk dibuang. Boneka yang sama akan disimpan dan diwariskan dari generasi pendahulu ke generasi berikutnya.

Baca selengkapnya →

Aku Hamil, Mengapa Sensei Marah???

Tetapi Ini Jepang, hamil di luar nikah itu biasa dan bukan hal memalukan. Fakta bahwa sejak SMU mereka sudah kumpul kebo, lalu kuliah bersama di TUAT, sebagai reuni setelah berpisah selama S1 yang terbentang prefektur itu, ternyata berbuah kehamilan saat Nao-san S2. Potret seperti ini sebetulnya potret gaya hidup biasa di Jepang.

Baca selengkapnya →

Pengalaman Pengantin Baru

Menegur orang yang berbuat salah itu adalah suatu kebajikan, bahkan menurut saya menegur orang yang berbuat salah lebih sulit ketimbang mengajak orang lain berbuat kebaikan. Tapi, bagaimana bila yang terjadi justru sebaliknya, bukannya menegur orang yang berbuat salah, melainkan salah menegur orang yang tidak berbuat salah? Duh...yang pertama, malu pastinya.

Baca selengkapnya →

Sosok Ustadz yang Dikagumi

Penampilannya sederhana. Air mukanya jernih. Mudah memberi senyum. Diantara hal yang membuat saya kagum dengan kepribadian beliau adalah membaur dengan santri. Beliau seakan berkata, tidak ada sekat antara yang diatas dengan yang dibawah. Beliau memang tipikal pemimpin yang merakyat. Bahkan tak minder hanya untuk menemani santri yang sakit untuk berobat.

Baca selengkapnya →

Rangking, Perlukah Dielu-Elukan?

Terharu anak sulung saya mendapat ranking delapan dari seluruh siswa kelas satu. Seluruhnya berjumlah 95 siswa di Sekolah Menengah Pertama Negri Yukuhashi, Jepang. Memang sedikit jumlah siswa di desa ini. Ia tidak mendapat rangking satu. Tapi saya girang nih, karena anak-anak pernah meninggalkan Jepang hampir dua tahun lamanya.

Baca selengkapnya →

Matinya Nurani Kita

Ada hal yang membuat aku miris selama dalam perjalanan ini. Sejak kereta berangkat dari stasiun terakhir tadi, aku melihat rombongan ibu-ibu penggendong anak tersebut terus berdiri sambil sesekali terhuyung-huyung ketika kereta apinya bergoyang akibat lintasan rel keretanya yang tidak stabil.

Baca selengkapnya →

“Kuatir Situs Antah Berantah”

Yang saya kuatir, suami akan terdampar di situs Islam ‘antah berantah’. Maklum di sini pun jenis yang masuk Islam bertingkat-tingkat. Termasuk ada yang menjalani ajaran Islam dengan memahami ini boleh, itu boleh. Dan orang itu juga belajar Islam di Indonesia, yang banyak berpenduduk muslim. Suami kadang ikut “tergoda” jadinya.

Baca selengkapnya →