eramuslim

Kategori: Oase Iman

Besok Nikah, Kenapa Hari ini Masih Kerja?

Sepertinya... bagi sebagian besar orang, mereka menganggap pernikahan secara berlebihan luar biasa, harus ini itu, ada yang dipingit, lalu membuat ritual siraman, lalu membuat ritual sesuai adat-istiadat yang menghabiskan waktu, energi dan biaya besar.

Baca selengkapnya →

Surat Untuk Calon Anakku

Ayahanda sangat bergembira mendengar sabda Sang Baginda Rasul, Tentang doa anak shaleh yang pahalanya tak terputus, bahkan sesudah orang tuanya wafat Ayahanda tiba-tiba tersadar, sabda tersebut menuntut Ayahanda melakukan dua hal: Menjadi anak shaleh dan menjadikan Ananda sebagai anak yang shaleh pula

Baca selengkapnya →

Semakin Kukejar Semakin (kau) Jauh

Membicarakan pilihan hidup. Atau, cita-cita. Apalagi sebuah mimpi bagiku sama saja membicarakan takdir seseorang! Mau tak mau harus disangkutpautkan dengan namanya upaya dan daya itu sendiri. Alias, kegigihan seseorang dalam menempuh itu semua. Entah itu namanya pilihan hidup, cita-cita maupun mimpi hanya orang itu sendiri yang bisa mengalaminya. Halnya aku, walau hal itu tak sesuai dengan apa yang aku harapkan!

Baca selengkapnya →

Inginnya Aku Mencintaimu, ya Rasululluh

Tak kenal maka tak sayang. Itu kata pepatah Melayu. Sedang orang Jawa bilang: Witing tresna jalaran saka kulina. Kedua ungkapan bijak itu jika diterjemahkan secara bebas bermakna hampir sama. Bahwa proses menuju cinta diawali dengan sesuatu yang bernama mengenal. Baik dalam arti kenal secara face to face, atau mengenal dalam arti sejarah hidup orang yang kita cintai.

Baca selengkapnya →

Leader Syndrome

Pernah dengar istilah ini? Mungkin tidak sering, ya. Saya terinspirasi oleh seseorang yang mengalami hal ini, setidaknya menurut penilaian pribadi saya. Seseorang yang terkena "Leader Syndrome" tampaknya tak jauh beda dengan orang-orang lain yang terkena misalnya "Star Syndrome", "Post Power Syndrome", dan sindroma lainnya yang mungkin ada.

Baca selengkapnya →

Ikhlas dan Kemenangan

Antara pertolongan Allah dan upaya yang maksimal adalah ibarat sebuah fungsi yang berbanding lurus. Seberapa besar pertolongan Allah yang kita peroleh adalah sebanding dengan kuantitas dan kualitas upaya yang kita lakukan. Dengan demikian jika kita merasa belum mendapat pertolongan Allah, maka berarti upaya yang kita lakukan adalah belum maksimal, baik sisi kuantitasnya maupun kualitasnya.

Baca selengkapnya →

Professionalitas Yang Sesungguhnya

Aku adalah seorang dosen dan sekaligus dokter di sebuah universitas dan rumah sakit ternama negri ini. Aku aktif di penelitian dan aktifitas keilmuan lainnya tapi juga tidak lupa bagianku untuk melayani pasien-pasienku. Aku adalah spesialis kandungan yang sangat hati-hati. Sedikit kesalahanku bisa berakibat fatal pada orang lain.

Baca selengkapnya →

Menangis Karena Terharu

Akhi, kami datang ke sini, hanya semata-mata karena Allah, tidak ada maksud lain. Walau kita baru kenal, tapi itu tidak menghalangi kami untuk melangkah ke sini. Dalam lubuk hati Akhi dan hati kami ada kalimat yang menyatukan hati-hati kita, yaitu, kalimat tauhid, La Ilaha Illallah.

Baca selengkapnya →

Jeritan Pengamen Cilik

Aku kecewa karena pengamen tersebut tidak lain adalah adik asuhku sendiri. Dia adalah Topan, salah seorang bocah 'drop out' yang sering mangkal di sebuah mesjid samping kampusku. Pertemuan antara aku dan Topan sering terjadi saat salat dhuhur dan ashar tiba.

Baca selengkapnya →