eramuslim

Kategori: Oase Iman

Dalam Genggaman Allah

Saudaraku, nasib malang yang menimpa "duo musyafir apes" ini ternyata tidak sampai di situ. Tak disangka-sangka, sang kondektur bis memberikan sebuah pengumuman yang mengagetkan. Pengumuman yang membuat hati kami semakin ciut dan membuat dada kami sesak serasa digencet pintu bis.

Baca selengkapnya →

Niat Memberi Dibalas Kontan

Saya bahagia mendapatkan sebuah tas yang saya inginkan. Meski saya mampu membeli tas tersebut, namun tetap saja merasa senang kalau ada yang memberi. Saya juga yakin kalau si nenek tadi bergembira melihat pemberiannya saya terima.

Baca selengkapnya →

Tetaplah Berazam Adikku

Menjadi tangan diatas tentunya lebih baik daripada sebaliknya, hanya saja setiap sesuatu itu ada tempatnya. Contohnya seoarang pelajar. Kalau dia juga dituntut mengaih biaya sendiri akan berefek kepada prestasi belajarnya. Lain halnya dengan mereka yang bisa mengendalikannya. Kalau tidak, bekerja akan menjadi penyebab ia putus belajar.

Baca selengkapnya →

Melawan Kodrat Menuai Kebingungan

Wanita memang diperbolehkan bekerja. Jika belum berkeluarga dan jika telah berkeluarga tetapi belum memiliki anak, maka lebih utama bekerja seperti berdakwah kepada umat. Tetapi jika telah berkeluarga maka keluarga lebih diutamakan daripada pekerjaan.

Baca selengkapnya →

Juru Kampanye dan Juru Dakwah

Semakin banyak waktu yang telah ia habiskan, pikiran, tenaga dan biaya di jalan Allah swt untuk menyeru manusia agar memilih Allah swt menjadi Tuhan mereka dan meninggalkan segala bentuk penyembahan terhadap dunia, harta, kekuasaan, uang, setan dan hawa nafsu, tentunya Allah swt akan memberikan pahala yang lebih besar, sesuai dengan kadar dan porsi pengorbanan yang telah ia lakukan di jalan Allah swt.

Baca selengkapnya →

The Beauty of Knowledge

Sayangnya, banyak orang kita yang memiliki kepribadian ‘low profile’. Kuatir jika dikatakan sombong. Takut dikatakan sebagai orang yang sok tahu atau disebut sebagai orang yang senang memamerkan kepinterannya kepada orang lain. Akibatnya, orang lain yang benar-benar membutuhkan ilmu atau ketrampilan kita tidak dapat menuai manfaat potensi yang kita miliki.

Baca selengkapnya →

Maafkan Ibu Nak!

Saya boleh merencanakan, tapi Allah jualah yang menentukan. Saya akhirnya pergi ke pertemuan itu dengan numpang mobilnya salah satu teman. Saya berfikir : “Lumayan menghemat waktu”. Karena jam pertemuan itu jam 9 pagi, maka saya mengambil keputusan untuk menumpang teman dengan asumsi : Bila saya menggunakan angkot dan harus menyambung dengan naik becak di Town Hall.

Baca selengkapnya →

Tetangga Saya, Guru Editor Menulis Saya!

Cerita ini berawal sejak saya masih duduk dibangku SD. Jika mengingat cerita hal itu saya jadi diingatkan kembali dengan keadaan saya sekarang ini, Tentunya juga mengingatkan saya kepada tetangga saya saat itu—dan itu dulu. Tapi walau sudah usang dimakan waktu tetapi saya selalu mengingatkan hal itu.

Baca selengkapnya →

Memeluk Bahagia

Pernikahan bukan satu hal yang gampang. Perlu pemikiran dan tapak kokoh dalam menjalaninya. Konon menyatukan perbedaan itulah yang selalu dijadikan alasan hingga mengakhiri masa lajang selalu terhambat. Kerap seorang perempuan terjegal masalah ketidaknyamanannya membuat segala pola pikirnya selama ini harus dibagi dan terbagi.

Baca selengkapnya →

Episode Sakura

Saat pertama kali menginjakkan kaki di negri ini, rimbunan bunga sakura seolah menyambut dengan ucapan youkoso atau selamat datang. Selamat datang di negri yang keras alamnya tapi keras juga daya juangnya. Budaya kerja keras bukan hanya simbol tapi sebagai sebuah prestise.

Baca selengkapnya →