eramuslim

Kategori: Oase Iman

Saat Istri Enggan...

Seseorang pernah bercerita pada istri saya, bahwa ia butuh waktu 5 tahun untuk menyesuaikan diri, saling memahami dan pengertian antara dirinya dan suaminya. Waktu yang cukup lama memang. Tapi itulah proses yang mesti dijalani, dan ketika proses itu sanggup dilewati maka kebahagiaan pun bersemi indah.

Baca selengkapnya →

Jejak Emas Yang Kian Terhempas

Kasihan muslim-muslim kecil itu tidak mengenal barisan orang-orang mulia pada zamannya. Mereka lebih mengagumi para ilmuwan dan bahkan para filsuf barat. Saat beranjak remaja, akan kita jumpai kiblat mereka pada segala sesuatu berbau kebarat-baratan. Yang pada akhirnya, mereka merasa malu, merasa risih, jika diajak berbicara soal Islam.

Baca selengkapnya →

Televisi, Musuhku

Rumah menjadi seperti diskotik. Hingar-bingar. Kadang berisik dengan dialog,lalu senyap sebentar, setelah itu berisik dengan musik-musik iklan. Brang-breng-brang-breng, lalu berganti dengan yang lain. Rumah tidak membawa ketenangan, berisik, sempit sekali kesempatan untuk mengingat ALLAH, untuk merenung, karena hati kita telah dirampok oleh tv.

Baca selengkapnya →

Pensiun dari Facebook

Oalah, Jamal demam facebook juga. Dulu pernah istrinya Jamal membuka account friendster untuk pertemanan, namun Jamal tidak menyukainya. Alasannya, tidak ada gunanya dan membuka peluang pertemanan dengan cowok lain. Pokoknya bisa jadi akan timbul gejolak di hati yang bisa menjadi fitnah!

Baca selengkapnya →

Salah Perhitungan

Pemukiman yang padat membuat aliran air di rumah kami jadi tersendat. Air yang disediakan PDAM kini tidak lagi lancar seperti dulu. Jam-jam tertentu air akan mati. Ibu-ibu kebingungan. Alat-alat dapur banyak yang tergeletak belum sempat tercuci.

Baca selengkapnya →

Jangan Langkahi Otoritas Tuhan

Manusia memang memiliki sisi keunggulan sebagai mahluk Tuhan, tetapi manusia tetaplah manusia. Andaikan ada manusia yang diizinkan Tuhan tahu dengan pasti kapan kiamat terjadi, maka yang paling pantas tahu adalah Muhammad shallallaahu ’alaihi wa sallam.

Baca selengkapnya →

Indonesia Dan Kebebasan

Bukan pemandangan yang luar biasa apabila ada sebuah mobil mewah melintas di depan kita lalu menerbangkan sesuatu dari jendelanya yang sedikit terbuka ke jalan raya. Sesuatu itu bisa bermacam-macam. Bisa kulit rambutan, kulit duku, kertas tissue, puntung rokok, sampai gelas air mineral. Sebuah hal yang luar biasa apabila pemilik mobil mewah itu ternyata tidak terpelajar.

Baca selengkapnya →

Mahasiswa Ampas

Ampas mungkin menurut streotip bahwa hal itu tak berguna sama sekali dalam sebuah kehidupan. Tetapi saya katakan lagi hal ini tidak ada sama sekali menyangkut sesuatu atau pun benda. Karena di sini saya membicarakan tentang sebuah sikap—yang patut diacungi jempol!

Baca selengkapnya →

Karena Aku Memang Sudah Berkeluarga

Rupanya pilihanku pada sebuah photo diriku bersama putri tunggalku yang menjadi penyebabnya. Dan ini berbeda prinsip denganku. Aku memang pernah membaca beberapa kejadian negatif yang terjadi berawal dari photo yang dipajang di internet

Baca selengkapnya →

Mengupas Realita, Membalut Duka Bangsa

Kok masih bisa-bisanya ya, orang kita yang di Qatar sana (tentunya mendapat restu dari KBRI), mengundang Evi Tamala dan berjoget bersama, sementara saudara kita di Ranah Minang tengah meratap pedih di bawah reruntuhan gempa? Saya katakan mendapat restu karena tempat berjogetnya ya persis di depan Gedung KBRI.

Baca selengkapnya →