Aku Ingin Jadi Orang Biasa Yang Sederhana
Biarlah kemana-mana aku ingin naik angkutan umum kelas ekonomi, selagi fisik mampu diajak berkompromi. Bukan naik taxi atau kelas eksekutif.
Baca selengkapnya →Biarlah kemana-mana aku ingin naik angkutan umum kelas ekonomi, selagi fisik mampu diajak berkompromi. Bukan naik taxi atau kelas eksekutif.
Baca selengkapnya →Semua nampak menjadi berbeda dan serba baru buatku dengan statusku yang tentunya sudah berubah, sebagai seorang istri bagi suamiku dan seorang ibu bagi tiga anak-anak kami.
Baca selengkapnya →Hanya satu niat yang terpatri di hati, membentuk keluarga yang Islami. Mebentuk keluarga yang tidak hanya mendapatkan kebahagiaan di dunia tapi juga di akhirat bertemu dalam ridho Allah Ta`ala.
Baca selengkapnya →Sungguh indah gambaran seorang pembaca Al-quran, pohonnya bagus dan buahnya wangi. Itu adalah balasan Allah di dunia.
Baca selengkapnya →“ Kau memang egois! Kau hanya memikirkan dirimu sendiri. Coba kau lihat istri dan anakmu, bukankah saat ini kau sedang membutuhkan banyak biaya untuk berobat istrimu?
Baca selengkapnya →Di sinilah cerdiknya setan. Urusan akhirat, urusan dunia, bahkan kebaikan dan keburukan bisa menjadi senjata untuk memalingkan manusia dari jalan yang lurus.
Baca selengkapnya →Dulu aku sangat bersemangat ikut LTQ, semata-mata membayangkan bahwa aku harus punya anak-anak yang menjadi penghapal Quran!
Baca selengkapnya →Menjadi bersih berarti menjadi terkucil dan termarginalkan, dan berpotensi “merusak” solidaritas “korp” yang sudah terbangun kuat.
Baca selengkapnya →Ini orang sombong amat, sudah kapir, sombong lagi! Seakan dia menantang dengan berkata: "Kalau saya kapir, kau mau apa?" Seakan dengan kekapirannya, dia membenarkan dirinya sendiri dan melecehkan Allah SWT.
Baca selengkapnya →Kontras sekali dengan ibunya, dandananya saja sama sekali tidak mencerminkan seorang muslimah, tetapi anaknya didandani dengan benar. Astagfirullah.
Baca selengkapnya →