Sepotong Cerita dari Masa Lalu
Ketika itu, saya dan serombongan duta wisata jawa tengah sedang menunggu pesawat menuju semarang. Kami baru kembali dari lawatan ke republik ceko, sebagai utusan misi kebudayaan.
Baca selengkapnya →Ketika itu, saya dan serombongan duta wisata jawa tengah sedang menunggu pesawat menuju semarang. Kami baru kembali dari lawatan ke republik ceko, sebagai utusan misi kebudayaan.
Baca selengkapnya →Pengendara yang kurang terampil akan terpaksa menggoreskan bagian bawah kendaraannya ke benda ini. Saya misalnya, yang sering membawa motor dengan kondisi ban kurang angin.
Baca selengkapnya →Tetangga saya bilang bubur itu khusus dibuat untuk setiap hari Asyuro atau sepuluh Muharram sebagai makanan berbuka puasa.
Baca selengkapnya →Ujiannya nampak sepele, yakni isterinya sering keluar rumah tanpa memberitahu atau izin dari dia selaku suaminya. Dia yakin bahwa ia keluar bukan untuk maksiat.
Baca selengkapnya →Di dekat rumahku sendiri ada empat Musholla dalam rentang radius seratus meter. Masing-masing memasang pengeras suara pada posisi yang tinggi.
Baca selengkapnya →Saya hanya tersenyum. Jujur saja, saya tadi juga sangat terkejut, tak mengira kalau orang itu adalah pengemis. Pakaian dan penampilannya sungguh tak menunjukkan tanda – tanda tersebut.
Baca selengkapnya →Sekarang, setelah bergelut di dunia maya, 'jangkauan' silaturrahim saya makin luas, baik di dunia maya maupun di dunia nyata.
Baca selengkapnya →Antrian panjang saat menjelang waktu sholat wajib lima waktu merupakan pemandangan yang umum di depan toilet Masjid.
Baca selengkapnya →Dari kejauhan terlihat dua orang bersandingan dengan satu gerobak. Mereka terlihat riang, masih tersenyum dan kadang tertawa di tengah rentetan gerimis hujan.
Baca selengkapnya →Tapi, apakah kecantikan itu membuat Neng bangga? Ternyata tidak, Neng pernah bercerita kalau dia merasa risih saat di jalan..
Baca selengkapnya →