Setengah Sajadah
Kita selalu berusaha untuk tampil sendiri, membusungkan dada, bahkan menyombongkan diri, melihat semua berdasar dari kacamata kelompoknya sendiri saja.
Baca selengkapnya →Kita selalu berusaha untuk tampil sendiri, membusungkan dada, bahkan menyombongkan diri, melihat semua berdasar dari kacamata kelompoknya sendiri saja.
Baca selengkapnya →Respon yang bijak dalam menyikapi sebuah “kekalahan” adalah dengan kembali kepada kondisi jiwa. Boleh jadi, ada pencemaran, ada kotoran, dan ada nuansa dunia yang lebih pekat dari nuansa akhirat dalam setiap niat kita.
Baca selengkapnya →Jika kita banyak bergaul dengan orang-orang yang saleh, maka dengan izin Allah SWT akhlak dan perilaku kita akan terimbas oleh kesalehan mereka. Demikian juga sebaliknya.
Baca selengkapnya →Anehnya Akhwat itutidak mengalami luka, bahkan mereka baru sadar bus yang ditumpanginya mengalami kecelakaan karena saat kejadian mereka tertidur.
Baca selengkapnya →Selintas saya melihat seorang bapak dengan motor vespanya, terlihat di sana tergantung sebuah plastik. Saya tafsirkan, buah tangan untuk keluarganya di rumah.
Baca selengkapnya →Tepat. Pendapat itu ada benarnya. Hanya saja, kalau dikotori dengan budaya kekerasan, budaya lempar batu, budaya bakar-bakaran. Jelas, itu bukan sebuah tindakan bermartabat.
Baca selengkapnya →Dan kita para orang tua, sudah sangat setuju, bahwa indahnya pelangi itu karena perbedaan warna. Tanpa ada perbedaan itu, maka tidak akan terlihat sebuah keindahan.
Baca selengkapnya →Sejenak bibir ini terasa kelu. Sebuah gundah segera menggelora dalam dada. Mengungkapkan tanya, mengapa kita bisa bersaing dalam menggapai sisi duniawi?
Baca selengkapnya →Aku teringat seorang bocah perempuan yang dulu pernah aku temui di sebuah taman bersama keluarganya. Dengan busana muslimah ia sudah tampak sekali kecantikannya.
Baca selengkapnya →Dan yang lebih luar biasa lagi adalah bahwasanya Rasulullah saw, sang teladan terbaik umat manusia, juga memberikan keteladanan dalam urusan rasa malu.
Baca selengkapnya →