Pemerintahan kudeta Mesir telah memutuskan untuk membubarkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi non-pemerintah yang terdaftar, Reuters melaporkan, mengutip surat kabar negara, Al-Akhbar yang mengatakan pada hari Jumat.
“Keputusan menteri sebenarnya telah diterbitkan tetapi akan diumumkan pada awal pekan depan dalam sebuah konferensi pers,” Al-Akhbar mengutip Hany Mahana, juru bicara menteri sosial.
Ikhwanul Muslimin secara resmi terdaftar pada bulan Maret 2012, sebagai tanggapan atas gugatan yang berpendapat bahwa gerakan tidak memiliki status hukum.
Ikhwanul Muslimin didirikan pada tahun 1928 dan secara resmi pernah dibubarkan oleh penguasa militer Mesir pada tahun 1954.
Pada bulan Juli 2013 , Ikhwanul Muslimin Mohammad Mursi, presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis, digulingkan dalam menanggapi protes massa.
Pihak berwenang baru telah memberlakukan keadaan darurat dan berlakukan jam malam dan sebagian besar pemimpin Ikhwanul Muslimin telah banyak yang ditangkap. (Arby/Dz)