Rahasia Di Balik Penanaman Ribuan Bougenville di Jalan Jakarta
Eramuslim.com - Dalam waktu-waktu tertentu, terutama di musim kemarau, jalanan di seantero Jakarta semarak oleh warna-warni mekarnya bunga Bougenville yang sedemikian indah. Bukan hanya di jalur tengah jalan tol, tapi juga di jalur pedestrian dan bahkan di bantaran sungai sekali pun, tanaman hias asal Amerika Selatan yang ditemukan oleh penjelajah Perancis bernama Antoine Du Bougenvillea, ditanam dengan massif.
Menurut data yang ada, penanaman ratusan ribu tanaman hias Bougenville sudah dicanangkan Gubernur DKI Anies Baswedan sejak tahun 2019. Awalnya di sepanjang jalur Sudirman-MH. Thamrin.
Anies memulai kegiatan penanaman 100 ribu bougenville sepanjang Jalan Sudirman - MH. Thamrin, pada Ahad (18/8/19). Awalnya ditanam seratus ribuan dan sekarang bukan mustahil sudah di angka sejutaan.
Keindahan bunga Bougenville sudah bukan rahasia umum lagi, Anies Baswedan sendiri pernah mengatakan jika dengan melihat keindahan bunga ini maka bisa menurunkan atau bahkan menghilangkan kadar stress bagi warga Jakarta yang setiap waktu dikejar kesibukan.
https://www.youtube.com/watch?v=Xi8UTpdYcLs
Namun ada manfaat lain dari Bougenville yang sudah diuji oleh banyak riset ilmiah di dalam maupun luar negeri, yakni kemampuan Bougenville yang cukup tinggi untuk menyerap kadar polutan di kota-kota besar. Tentu saja, ini bukan satu-satunya cara, namun cukup efektif untuk menyumbang kebersihan udara di Jakarta.
“Tadi disampaikan tanaman bougenvile sebagai tanaman penyerap polusi udara tingkat tinggi dan saya berharap nanti di Jakarta ditanami tanaman yang sesuai dengan relevansi kebutuhannya,” ujar Anies saat penanaman bougenville di Jalan Sudirman beberapa tahun lalu.
Selain ikut menanam, Anies juga menyerahkan bibit tanaman kepada perwakilan Kepala Sekolah di enam wilayah Jakarta. Anies juga menekankan, penamaman bunga bougenville ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan berbagai instansi dan komunitas di bidang lingkungan hidup, serta warga.
"Karena kita ingin setiap warga Jakarta memiliki kesadaran dan kecintaan terhadap lingkungannya. Sesudah ini ditanam bantu bersama untuk merawat, karena ini tanaman kita agar membuat Jakarta tampil lebih indah bersih dan asri,” tandasnya.
Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta kala itu, Suzy Marsitawati, menambahkan penanaman tanaman bunga bougenville ini sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Karena salah satu peran penting dalan instruksi gubernur tersebut adalah salah satu peran penting upaya pengendalian polusi udara adalah menoptimalisasikan penghijauan di sarana dan prasarana publik.
Suzy mengatakan dengan menanan tanaman bougenville yang memiliki kemampuan menyerap polutan tinggi, Dinas Kehutanan DKI Jakarta telah membantu pengendalian polusi udara di Jakarta.
"Kedepan penanaman tanaman penyerap polutan udara tinggi, seperti tanaman bougenville yang mampu menyerap 45,44 μg per gram ini, akan ditanam secara massal di berbagai lokasi," kata Suzy.
Selanjutnya, sambung dia, akan dilanjutkan penanaman secara bertahap pada beberapa lokasi lain seperti di kawasan Jalan Kasablanka, Jalan Satrio, Jalan Salemba dan sekitarnya. Selain penanaman tanaman bunga penyerap polutan tinggi, kedepan, kata dia, akan juga diinisiasi penanaman pohon.
Ia menyebut pohon-pohon yang akan ditanam nanti mampu menyerap polutan tinggi. Dan akan ditanam di area simpang Semanggi sisi barat, dengan jenis tanaman anggur laut (Coccoloba uvifera) 17 pohon, Dadap Kuning (Erythrina variegata) delapan pohon dan Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) 45 pohon.[rz]