Menyikapi Tahun Baru dengan 5 Amalan Agar Panjang Umur
Eramuslim – ADA banyak cara menyikapi tibanya tahun baru, di antaranya memanjatkan rasa syukur atas bertambahnya umur sehingga masih bisa hidup pada 2020.
Sementara berbicara mengenai usia pada momen pergantian tahun baru ini, sebenarnya ada lima amalan yang Insya Allah membuat seorang Muslim panjang umur, sehingga bisa bertemu tahun baru berikutnya.
Dilansir dari laman resmi Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah (Jatman) pada Selasa (31/12/2019), lima amalan agar panjang umur itu yakni:

- Berpikir positif
Berdasarkan studi yang dilakukan oleh tim peneliti Harvard, menyimpulkan bahwa selalu mengambil sisi positif akan menurunkan risiko kematian akibat penyakit kanker, jantung dan infeksi.
Para ahli juga mengatakan bahwa orang yang optimis yaitu yang selalu berharapan positif bisa langsung berpengaruh kepada kondisi biologisnya, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan laju penuaan sel, serta menurunkan kadar peradangan.
Sementara dalam Islam juga dianjurkan untuk selalu berbaik sangka atau berfikir positif, serta menjauhi prasangka buruk.
- Menyambung tali silaturahmi
Menyambung silaturahim dan banyak bersosialisasi mampu meminimalisir stres, depresi dan rasa cemas. Bisa juga meningkatkan sistem imun, dan meminimalisir resiko terjadi demensia. Catet ya guys!
Selain punya manfaat untuk kesehatan fisik, silaturahim juga sangat baik untuk kesehatan mental. Terutama saat kamu bergaul dan dekat dengan orang-orang baik yang menjadi kecintaan Tuhan.
Dalam Islami juga diyakini bahwa silaturahmi bisa memperlancar rezeki serta memperpanjang atau menambah umur. Itu makanya umat Muslim dianjurkan untuk menjaga dan menjalin silaturahmi.

- Berzikir
Berzikir itu tidak hanya berdampak pada kesehatan mental tapi juga fisik. Dengan berdzikir, kamu akan mendapat ketenangan batin.Zikir menjadi obat bagi hati yang gelisah dan cemas berlebihan. Akan banyak petunjuk yang Allah kasih ke kamu.
Zikir juga mampu menurunkan tekanan darah dan kadar kortisol yang memicu stres dan depresi. Berdzikir juga mampu membuat tidur kamu menjadi lebih nyenyak. Bahkan melalui metode dzikir banyak orang yang sembuh dari kecanduan narkoba.
- Banyak membaca
Berdasarkan penelitian dari Yale University’s School of Public Health, disebutkan bahwa mereka yang meluangkan waktunya untuk membaca buku memiliki kesempatan hidup yang lebih lama ketimbang yang tidak.
Selain itu, membaca buku juga akan meningkatkan daya ingat dan kecerdasan sekaligus mampu mencegah penyakit alzheimer. Terlebih lagi jika membaca biografi dan merenungi nasihat orang-orang shalih, niscaya itu akan mengobati penyakit hati kamu.
- Bersedekah
Dalam hadis disebutkan sedekah bisa menjadi pelindung dari musibah dan keburukan. Sedekah juga bisa menjadi obat dan penyembuh bagi penyakit kamu dan mencegah mati dalam keadaan suul khatimah loh. Dalam satu riwayat juga dikatakan bahwa sedekah mampu menghilangkan bala dan menambah usiamu.

Perlu diingat nih, sedekah itu jangan diartikan sempit hanya dengan harta. Setiap kebaikan yang dilakukan juga bisa bernilai sedekah. Dengan bersedekah tentu akan lebih memiliki perasaan yang berbahagia dan membuat kehidupan jadi lebih baik karena makin disayang Allah.
Walau sejatinya tak ada yang tahu kapan ajal itu datang. Akan tetapi ajaran Islam ini tentu akan membuat umat menjadi pribadi yang lebih baik, atau paling tidak akan dikenang sebagai pribadi yang baik dan menginspirasi. (okz)