Assalamu'alaikum wr wb
sudah hampir 3 bulan belakangan ini otot bagian dada bila saya kontraksikan terasa sakit, akan tetapi apabila menarik dan menghembus nafas normal. 3 bulan belakangan itu pula saya aktif bersepeda dan berenang, adakah aktifitas tersebut jadi pemicunya? Teman saya bilang salah urat, benarkah begitu pak? gejala / sakit apa yang saya alami, bagaimana cara pengobatannya? jazakallah.
Wassalam.
Julianosque
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Nyeri di daerah dada bisa berasal dari organ yang menyusun daerah tersebut, antara lain dari otot, tulang, jantung, maupun paru. Dimana masing-masing mempunyai karakteristik sendiri.
Nyeri otot biasanya dirasakan sebagai sensasi rasa kaku dan pegal pada otot, dan kadang disertai rasa sakit saat menggerakkan otot-otot di daerah dada. Nyeri otot dada tidak disertai dengan jantung berdebar, tidak batuk dan tidak sesak nafas. Nyeri ini bisa terjadi pasca trauma, olahraga (terutama jika sebelumnya tidak pernah berolahraga) ataupun setelah melakukan aktifitas yang berlebihan.
Untuk mengatasi hal ini bisa dilakukan dengan massage (pemijatan), mandi air hangat dan jika sangat sakit maka bisa dibantu dengan analgetik.
Nyeri dari jantung, biasanya disertai dengan berdebar-debar, sesak nafas, keringat dingin, lemas, nyeri dada sebelah kiri. Adapun nyeri dari paru biasanya disertai dengan batuk, nyeri saat bernafas dan sesak nafas.
Alangkah baiknya jika Sdr berkonsultasi langsung dengan dokter untuk memastikan penyebab keluhan tersebut, sehingga dapat diatasi dengan tepat. Wallahu ‘alam bisshowab.
Wassalam.
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Gampang-gampang susah mencari bankir syariah. Meski stok SDM melimpah, bahkan banyak yang menanyakan ke redaksi ib.eramuslim.com mengenai lowongan bankir syariah, tidaklah begitu saja masalah bankir syariah terpenuhi.
Bank syariah, bagi Fahrizal, adalah sebuah keberkahan tak terkira. Keyakinannya terhadap sistem ekonomi syariah yang rahmatan lil .alamin membuatnya percaya kepada bank yang ber-tagline "Pertama, Murni Syariah". Kenapa?
Biasakan membangun komunikasi dengan anak secara terbuka dan berikan rasa nyaman dan tentram pada dirinya bahwa ibu tidak marah dan sang anak bisa cerita apa saja.
Sosok yang bercitra mulia ini selalu hadir di lokasi-lokasi bencana. Baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Kadang hadir apa adanya, tanpa seragam dan atribut.