Konsultasi Dunia Kerja
Solusi Problematika Komunitas Dunia Kerja Indonesia
bersama Adhi Arisman
Pindah atau Bertahan
Kamis, 24 Apr 08 01:31 WIB
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Saya sudah bekerja selama 5 th, tapi kondisi tempat kerja saya dan pekerjaan yang saya jalani selama ini sangat akrab dengan suap menyuap. Apa yang harus saya lakukan? Karena:
1. Apabila saya pindah pasti akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan lagi krn umur saya, dan karena status saya yang tidak single lagi.
2. Apabila saya berhenti itu juga akan susah karena saya tulang punggung keluarga.
3. Apabila saya bertahan tidak mungkin saya hindari suap-menyuap itu, padahal saya sudah ingin menjauhinya.
Saya butuh pertimbangan dr bapak,
Terimakasih, Wassalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,
Siti Zaenab
Jawaban
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Mbak Siti Zaenab shalihah yang sedang gundah, semoga anda senantiasa mendapatkan barakah dan pertolongan dari Allah SWT. Ngomong-ngomong, rasanya akan lebih enak kalau saya sebut mbak Zaenab saja ya. Sebelumnya saya ucapkan selamat, karena mbak Zaenab sudah bisa mencapai masa kerja yang panjang, yaitu 5 tahun, di mana tidak semua orang dapat mencapai prestasi kerja seperti ini. Selain itu juga karena mbak Zaenab ternyata masih memiliki naluri keimanan yang bersih.
Untuk kasus mbak Zaenab ini, saran saya sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Ar Rad (13): 11, yang artinya sebagai berikut: “….. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri, …..” maka di sana jelas Allah telah memberi panduan, bahwa perubahan yang akan jadi pada diri kita adalah hasil dari proses usaha kita sendiri.
Maka bila dikaitkan dengan permasalahan yang sedang dialami mbak Zaenab artinya, silahkan mbak Zaenab segera menyusun rencana alternatif sebanyak – banyaknya untuk segera bisa meninggalkan pekerjaan yang sudah tidak sesuai dengan naluri keimanan kita, sambil terus berdoa melalui permohonan serius serta terus menerus di tengah malam/ dini hari (1/3 malam terakhir). Insya Allah saya yakin akan diberikan solusi alternative terbaik, sambil terus berusaha saya sarankan bersabarlah terlebih dahulu untuk tidak melepaskan pekerjaaan sebelumnya jika belum pasti mendapatkan penggantinya.
Demikian jawaban singkat dari saya, semoga mbak Zaenab dapat segera menyelesaikan permasalahan yang membuat gundah hatinya. Selamat berusaha, terus bergerak serta senantiasa bertawakkal dan berharap hanya kepada Allah SWT, agar dapat segera diberikan solusi kehidupan yang berkah. Semoga sukses.
Wallahu a’lam bishowab,
Wassalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,
Adhi Arisman,
Motivator Dunia Kerja Indonesia
adhiarisman@eramuslim.com
Fax: 021-86604657
Catatan:
• Sehubungan sudah banyaknya pertanyaan yang masuk ke konsultasi bersama Motivator Dunia Kerja Indonesia, kami menghimbau kepada para netter agar memasukan pertanyaan yang benar – benar belum pernah ditanyakan, untuk jenis konsultasi yang isinya sejenis/ mirip apalagi sama secara substansi isi, kami menyarankan untuk membacanya terlebih dahulu di konsultasi rekan kita yang lain.
• Buat pembaca lainnya yang ingin mengajukan konsultasi baru, mohon kami dibantu dengan memberikan informasi diri anda secara lebih luas & dalam, misal: latar belakang pendidikan (S1/Diploma/SLTA/SLTP), dari institusi pendidikan negeri/ swasta, umur, jenis kelamin, domisili tinggal, dan atau hal – hal lain yang relevan sebagai variabel yang masih relevan dengan problem yang mau disampaikan sehingga kami bisa lebih berempati dengan situasi & kondisi yang antum sedang hadapi saat ini.
• Bersifat terbuka, tidak gengsi, ingin terus belajar serta mau menyertakan identitas anda secara lebih lengkap menjadi nilai yang berharga buat pembaca lainnya, misal: Saya Adhi Arisman, Laki- laki, Sarjana S1 Trisakti Jakarta, 41 tahun, Menikah dengan 4 orang anak, adhiarisman@eramuslim.com






