Pak Adhi Arisman,
Saya ingin menanyakan tentang boleh tidaknya seorang karyawan menggunakan hak-nya dalam lingkungan kantor namun dengan cara-cara tertentu.
Misalnya dalam suatu perjalanan dinas kantor, seorang karyawan boleh menggunakan pesawat, namun dia harus menyertakan tiket pesawat tersebut jika ingin meng-claim biaya perjalanan. Karena ingin menghemat, maka si karyawan ini menggunakan bus/kereta api namun dia tetap meng-claim dengan tiket pesawat (yang bisa dibeli di agen-agen), sehingga dia bisa mendapatkan kelebihan dari biaya akomodasi ini.
Secara syariah, apakah hal ini diperbolehkan ?
Terima kasih.
cah ndeso
Wass,
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT, kisah anda banyak sekali dialami oleh saudara kita yang sedang berstatus sebagai Karyawan atau Pegawai atau Pekerja atau Buruh atau KULI.
Bentuk kisah - kisahnya bisa beraneka ragam bentuknya, tapi intinya pena biasanya ingin mendapatkan dukungan dalil atau pembenaran dari apa yang sebenarnya sudah menjadi sebuah keraguan didalam hatinya selama ini.
Silahakan Anda renungkan apakah apa yang sedang anda lakukan tersebut benar - benar tidak ada yang mengetahui atau menyaksikan, seandainya anda benar - benar yakin dan pasti bahwa apa yang anda kerjakan tersebut selama ini tidak ada satupun di muka bumu ( kehidupan ) ini yang melihatnya, maka anda dipastikan aman.
Pertanyaan ekstrimnya begini: " Bolehkah saya korupsi ( mengambil sesuatu apapun bentuknya yang bukan menjadi hak saya ) setelah itu hasilnya saya jadikan modal untuk melakukan bentuk kebaikan, sementara seluruh modus korupsi ( kejahatan ) yang saya lakukan saya yakini sama sekali tidak ada yang mengetahui ........ ???
Silahkan pembaca merenungkan & mencari jawaban batinnya dulu masing - masing, karena setiap pribadi memiliki cara berfikir ( mind set ) masing - masing ???
Sebenarnya dasar dari perbuatan tersebut yang ditanyakan diatas adalah sebuah dorongan naluriah yang menghendaki dirinya bisa merasakan yang namanya KAYA RAYA atau minimal hidup berkecukupan.
Tapi sayang kreatifitas hasil berfikir yang telah dianugrahkan ALLAH SWT kepada dirinya malah disalah gunakan, alias dipakai melakukan bentuk kejahatan/ kebohongan/ trik - trik yang merugikan diri & orang lain. Dan ini sedang merebak atau sedang terjadi di negeri ini.
Setiap orang yang sudah muncul kecenderungan ingin berkecukupan ( baca: ingin mulia menjadi Kaya Raya ) mulai berfikir dengan akalnya, bagaimana cara saya mengakali..........
Semoga penanya & saudara ku sekalian masih dianugrahi bahasa batin ( hati ) dimana disana tertanam kebenaran yang akan diberikan inspirasinya dari yang maha besar & maha mengetahui pencipta manusia dialam jagat ini.
Wallahau a'lam.
Adhi Arisman
Motivator Dunia Kerja Indonesia
Master Trainer ' The Power of MIND "
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Biasakan membangun komunikasi dengan anak secara terbuka dan berikan rasa nyaman dan tentram pada dirinya bahwa ibu tidak marah dan sang anak bisa cerita apa saja.
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.