Mengaktifkan Pengurus Masjid

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ustadz, bagaimana cara mengaktifkan pengurus masjid. Persoalannya, masjid di daerah rumah saya lumayan memadai. Tapi, pengurusnya tidak aktif. Sayang sekali kalau masjid hanya dipakai untuk shalat, itu pun hanya di waktu shalat yang ramai.

Abdul Aziz, Bogor

Jawaban

Wa'alaikumussalam wr. wb.

Kalau pengurus masjid tidak aktif, sebelum kita lakukan upaya mengatasinya, seharusnya kita cari dulu sebabnya, mengapa mereka tidak aktif sebagai pengurus masjid. Namun terlepas dari persoalan sebab, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi ketidak-aktifan pengurus. Pertama, bangkitkan kembali motivasi bahwa menjadi pengurus masjid merupakan tugas yang amat mulia. Kesediaan kita menjadi pengurus masjid merupakan amanah yang tidak boleh kita sia-siakan, karenanya secara formal perlu juga para pengurus itu dimintai kesediaannya menjadi pengurus secara tertulis.

Kedua, di awal priode kepengurusan perlu dilakukan pelatihan pengurus untuk menyamakan persepsi dan langkah kerja, karenanya kadangkala ketidak-aktifan seseorang disebabkan perbedaan persepsi dan teknis pelaksanaan tugas.

Ketiga, secara rutin dilakukan rapat-rapat pengurus untuk mengevaluasi hasil pekerjaan dan mencanangkan kerja yang lebih baik pada masa-masa mendatang.

Keempat, melakukan studi banding ke masjid lain yang lebih maju meskipun hambatan mereka juga banyak.

Kelima, pembinaan keimanan dan keislaman pengurus perlu diperkokoh secara khusus karena semakin besar beban seseorang semestinya semakin besar pula bekal yang harus disiapkannya. Untuk menghemat waktu, pembekalan ini bisa juga dilakukan pada waktu rapat pengurus.

Keenam, menjalin komunikasi personal atau hubungan yang sifatnya pribadi sehingga mengapa seseorang tidak aktif dalam kepengurusan masjid tidak selalu harus ditanyakan di dalam rapat, tapi melalui pendekatan secara pribadi, baik antara ketua dengan stafnya maupun antara staf dengan staf pengurus lainnya, sehingga ada pendekatan nonformal yang dilakukan, bahkan mungkin saja hal ini bisa lebih efektif.

Selasa, 10/02/2009 12:52 WIB | email | print | share
 
 
Islamic Banking

Pendidikan dan Perbankan Syariah

Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.

Sekali Mendayung, Dua Manfaat di Dapat

Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.

Jerapah Kecil Kunjungi Stand BSM di Islamic Book Fair 9th

Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!

Indahnya Lepas dari Riba

Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.

Aman Ibadah dengan Bank Syari'ah

Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.

 
 
 
 
 
Education Corner

Keberanian Anak

Biasakan membangun komunikasi dengan anak secara terbuka dan berikan rasa nyaman dan tentram pada dirinya bahwa ibu tidak marah dan sang anak bisa cerita apa saja.

 
 
 
 
 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Akirman: ACT di Sini Nomor One

KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.

 
 
 
 
Konsultasi Dakwah
bersama Drs. H. Ahmad Yani
 
 

PELUANG

 
 
 
Eramuslim Digest Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login