Ir. Zainal Abidin

Klinik Bisnis

Konsultasi Kewirausahaan, Mempersiapkan, Membangun Usaha
bersama Ir. Zainal Abidin

Kirim Pertanyaan

Memilih Jenis Produk

Rabu, 7 Mei 08 05:24 WIB

Assalamu'alaikum Wr. WB

Pak Zainal Abidin, saya adalah seorang karyawan & isteri seorang guru. Beberapa waktu yang lalu kami mengambil kios di sebuah pasar yang sedang direhab (yang merupakan jatah orangtua isteri saya karena merasa sayang kalau tidak diambil berarti salah satu kios milik mertua saya tersebut akan hilang/hangus).

Rencananya kios tersebut akan saya serahkan pengelolaanya kepada kerabat isteri saya karena lokasi tempat tinggal saya dan kios tersebut cukup jauh (1, 5 jam perjalanan dan saya & isteri mengunjungi orangtua isteri saya sebulan sekali).

Saat ini saya belum dapat memutuskan kira - kira produk apa yang akan saya jual di kios tersebut. Awalnya saya berasumsi, karena pengelolaannya saya serahkan kepada kerabat saya maka sebaiknya produknya lebih kepada yang bersifat tahan lama & perputarannya tidak terlalu cepat sehingga tidak terlalu sulit memonitornya. Saya tidak tahu apakah asumsi saya tersebut benar atau tidak, untuk itu saya mohon kepada Bapak untuk dapat membantu saya untuk menentukan kriteria atau jenis produk apa yang cocok untuk saya jual berdasarkan kondisi yang saya punyai.

Terima kasih atas jawabannya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Iwan

Jawaban

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.

Seorang kakek pergi memancing ikan sambil membawa sepotong penggaris. Setiap kali dia mendapat ikan, dia ukur panjang ikan tersebut dengan penggarisnya. Jika ikan lebih panjang dari penggarisnya, ikan dia lepaskan. Jika kurang dari panjang penggarisnya, ikan dia simpan. Waktu dia ditanya oleh orang muda di sebelahnya: “Wahai kakek, mengapa ikan yang besar-besar kau lepaskan sedangkan yang kecil-kecil kau simpan?” Sang kakek dengan tenang menjawab. “Wahai anak muda, anda tidak tahu ya, … mulut wajan di rumah saya diameternya cuma sepanjang penggaris ini!”

Bung Iwan. Saya pikir anda orang yang aneh. Di mana-mana orang dagang menginginkan tingkat penjualan (bahasa anda: perputaran) yang tinggi. Tapi mengapa anda menginginkan perputaran yang tidak terlalu cepat, hanya karena alasan agar lebih mudah melakukan monitoring. Mohon maaf bung, pikiran anda terbalik-balik. Cerita di atas, mudah-mudahan bisa membongkar pola pikir anda.

Bung Iwan. Coba jawab pertanyaan saya: mengapa anda lebih bertanggung-jawab pada pekerjaan anda sebagai karyawan (perusahaan atau usaha milik orang lain) daripada mengelola usaha milik anda sendiri?
Jangan berpikir hanya dari sisi ikan, tetapi pikirkan juga sisi wajannya.

Kalau ikannya (produk) terlalu besar bagi wajan (sistem pengelolaan) anda, maka yang terbaik anda lakukan bukanlah memperkecil putaran penjualan anda, tetapi meningkatkan sistem pengelolaan anda. Kalau perlu, anda menggunakan sistem yang canggih untuk pengawasan. Bahkan kalau perlu, anda nya yang pindah dan mengelola sendiri usaha anda.

Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Mudah-mudahan ada manfaatnya.
Selamat berwirausaha. Semoga Allah mengabulkan keinginan anda.

Wa ’alaikum salaam Wr. Wb.
Zainal Abidin

Konsultasi Terkait

Terkait lainnya

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com