Ir. Andan Nadriasta

Konsultasi Arsitektur

Konsultasi Arsitektur
bersama Ir. Andan Nadriasta

Kirim Pertanyaan

Warna Tembok Minimalis

Sabtu, 14 Jun 08 11:05 WIB

Assalamu'alaikum wr wb

Pak Andan, saat ini saya lagi renovasi rumah, sehingga rumah kami nantinya akan berbentuk limasan jawa leter L, dengan tiang teras bertekstur minimalis, dan jendela menggunakan dak topi topi- an(istilah saya)

Isteri saya menghendaki tembok luar diberi warna abu abu tua.

Pertanyaan saya, warna apa yang cocok dipadukan untuk abu abu tua? Misalnya untuk di lisplang, di kusen jendela, di topi topi - an dan di tiang teras.

Demikian pertanyaan saya, terima kasih atas jawabannya.

Wassalaamu'alaikum wr wb

Purwito

Wasis Purwito
agungfargan@yahoo.co.id at eramuslim.com

Jawaban

Assalaamu'alaikum wr wb

Pak Wasis Purwito yang saya hormati,

Nampaknya demam minimalis memang benar-benar sedang melanda. Karena warna abu-abu tersebut biasa digunakan di rumah minimalis. Warna ini sebenarnya kusam dan kurang cerah. Apalagi jika abu-abu tua.

Namun inilah tren. Warna semen yang tidak dicat mewakilinya. Jadi benar-benar minimalis. Hingga jika dicat pun warnanya harus warna semen. Inilah yang membuat warna abu-abu jadi warna utama disain minimalis.

Kembali ke masalah warna. Yang penting adalah selera. Jika memang suka dengan warna kusam tidak masalah. Karena namanya juga suka. Namun yang perlu diperhatikan adalah warna ini agak susah dipadukan dengan warna lain. Harus berhati-hati. Memang isteri adalah ratu rumah tangga. Biarkan ia berkreasi. Karena rumah memang sebagian besar dinikmati isteri ketimbang kita para suami yang sering tugas di luar. Namun tentu tetap juga diarahkan sesuai dengan kajian keilmuan yang baik dan benar.

Warna dasar rumah yang menjadi pilihan adalah abu-abu tua, maka lisplangnya biasanya putih. Lalu tiang kolomnya harus warna yang cerah sekali atau ngejreng, seperti hijau muda atau oranye. Untuk topi-topian atau pet beton di atas kusen biasanya putih juga. Mengikuti lisplang.

Saran saya sebaiknya ada satu dinding yang dicat agak menyolok dengan warna kuning muda atau merah ati atau coklat kopi susu. Agar warna abu-abu tersebut tidak terlalu dominan.

Cara yang paling mudah lagi adalah dengan melihat contoh-contoh rumah yang ada di majalah. Lihat saja yang bernuansa abu-abu. Teorinya seperti yang saya sebutkan di atas. Aplikasinya tentu beragam pilihan. Untuk itu contoh bangunan jadi akan menjadi sumber inspirasi dan ide.

Dengan contoh tersebut kita juga akan mendapat bayangan bentuk rumah dan padanan cat yang ada. Karena sebenarnya bentuk rumah Pak Wasis bergaya tradisional jawa yang berarsitektur tropis. Biasanya warna yang cocok adalah keluarga warna coklat. Mulai dari krem, kuning muda, coklat muda hingga coklat tua untuk kusen dan lisplangnya. Karena minimalis tidak bergaya tradisional dan tidak juga tropis, maka sebenarnya pilihan warna isteri Pak Wasis agak bertabrakan.Nah, kumpulan foto dan gambar rumah inilah yang akan memandu kita memudahkan kita menyesuaikan keinginan dan kenyataan yang ada.

Jadi prinsip warna adalah menentukan warna dasar. Setelah itu memberikan warna lain sebagai aksentuasi. Jika Abu-abu menjadi warna dasar, maka harus dicari aksentuasi warna lain yang lebih cerah.

Demikian tanggapan saya Pak Wasis. Semoga renovasinya rumahnya cepat selesai. Dan semoga rumahnya jadi tambah cerah ceria. Dan jangan lupa bersyukur karena di tengah himpitan kenaikan BBM ini ternyata kita masih bisa merenovasi rumah. Sungguh sebuah karunia yang luar biasa dari Allah SWT.

Salam buat keluarga di rumah. Semoga pilihan isteri Pak Wasis nanti cocok dan sesuai.

Wassalaamu'alaikum wr wb

Ir. Andan Nadriasta - arsitek@eramuslim.com

Konsultasi Sebelumnya

Arsip

Registrasi | Login

Kontak | Redaksi | Iklan | Lowongan
© 2000-2008 eramuslim.com