Antara Aku dan Dia: Adinda-Kanda, Bolehkah?
"Maaf, wanita itu lemah dan mudah ditaklukkan. Sebagai saudara, tolong, jaga aku! Karena aku akan kuat menolak rayuan preman, namun bisa jadi aku lemah mendengar panggilan itu (dinda),"
Baca selengkapnya →
"Maaf, wanita itu lemah dan mudah ditaklukkan. Sebagai saudara, tolong, jaga aku! Karena aku akan kuat menolak rayuan preman, namun bisa jadi aku lemah mendengar panggilan itu (dinda),"
Baca selengkapnya →
Oleh: Syaripudin Zuhri Rumah Masa Depan, seperti apa wujudnya? Yang terbayang dibenak manusia kebanyakan adalah adalah rumah yang mewah, megah,...
Baca selengkapnya →
Kami bukan seorang wanita yang mampu bertahan sendiri di tengah ruwetnya hidup saat ini, sekalipun adanya paham emansipasi gender namun hakikinya...
Baca selengkapnya →
“sreng sreng, sreng sreng” terdengar goresan penggorengan dan sodet. Suara ini selalu menghiasi pagiku, aroma masakan itu menjadi sambutan di setiap...
Baca selengkapnya →
Bagaimana dia bisa seperti itu, di saat yang bisa dilihatnya hanya gelap saja tak berwarna, melihat tanpa bisa memandang apa yang ada di hadapannya.
Baca selengkapnya →
Berjilbab adalah perintah dari Allah agar para wanita bisa menjaga auratnya. Akan tetapi sekarang jilbab cuma menjadi sekedar mode belaka, ngga lebih. Banyak orang yang berjilbab yang hanya ikut-ikutan saja tanpa memperdulikan “bener ngga sih jilbab gue ini?
Baca selengkapnya →
Sudah tabiat manusia tak pernah puas dengan apa yang saat ini dimilikinya. Selalu saja, ingin memiliki yang lebih dari sekedar yang dimilikinya saat...
Baca selengkapnya →
Oleh: M. Yayan Suryana Malam bagi sebagian orang yang merasakannya, ada nuansa tersendiri untuk jiwa. Dalam waktu dua belas jam itu segala aktivitas...
Baca selengkapnya →
Ini adalah kisah nyata dari pengalaman pribadi saya, dengan harapan agar kisah saya dapat dijadikan motivator bagi rekan-rekan yang mengalami nasib...
Baca selengkapnya →
Bisa saja Tuhan dianggap atau dikatakan tidak adil, kenapa? Ya, karena yang mendapat ujian atau cobaan kok saya, bukan dia. Kok kami, bukan mereka, kok negara kita, bukan negera mereka dan seterusnya.
Baca selengkapnya →