eramuslim

Kategori: Oase Iman

di Mana Kau Nak

Kakaknya malah sudah dua kali “hilang“ ketika usianya masih berumur sekitar tiga tahun. Yang pertama terjadi enam tahun lalu ketika saya sedang mengisi pameran yang diadakan oleh masyarakat Muslim Amerika.

Baca selengkapnya →

dan, Subuh Itu...

Suatu ketika pukul setengah satu pagi, saya sengaja tidur di kantor dan membawa tas berisi baju takwa dan handuk kecil. Alarm di ponsel saya aktifkan pukul tiga seperempat.

Baca selengkapnya →

Dua Belas Tahun...

Kembali ku kubur jauh-jauh impian itu setiap kali muncul ke permukaan. Pernah suatu saat, tanpa terasa air mata ini meleleh ketika aku duduk di halte depan sebuah kampus besar.

Baca selengkapnya →

Diingatkan Ulangan Anak

Kejadian ini sering kali berulang, ternyata anak-anak tersebut jarang sekali dibelikan makanan kecil. Dan sempat tercetus dari perkataan ibunya, kalau makanan kecil tersebut memang jarang dibelikan.

Baca selengkapnya →

Mertuaku, Guruku...

Lelaki paruh baya inilah yang sering menguatkan menantunya untuk bertahan dengan prinsip hidup yang diyakini, tanpa harus terpengaruh dengan hiruk pikuk apa kata orang.

Baca selengkapnya →

Beningnya Hati

Aku tidak pernah membayangkan, kenapa seorang anak kelas 6 Sekolah Dasar meninggal gantung diri karena malu belum membayar uang sekolah. Aku cuma bisa menyayangkan sikap pemerintah yang tidak cepat tanggap.

Baca selengkapnya →

Jakartaku...

Mauritus, sebuah Negara kepulauan yang sangat kecil di tengah luasnya Samudera Hindia. Besarnya mungkin hanya 3/4 kali Bali dengan jumlah penduduk yang tidak sampai 15% warga DKI Jakarta di siang hari.

Baca selengkapnya →

Zalimnya Pemerintahan Ini…

Sepanjang jalan, di dalam angkot, hati saya menangis. Bocah-bocah kecil berbaju lusuh bergantian turun naik angkot mengamen. Di perempatan lampu merah, beberapa bocah perempuan berkerudung menengadahkan tangan…

Baca selengkapnya →