eramuslim

Kategori: Oase Iman

Cinta Sederhana

Saya selalu berusaha menyiapkan semua makanan dalam kondisi hangat, untuk beliau santap ketika makan, tetapi beliau justru lebih senang makan dengan lauk yang sudah dingin di atas meja.

Baca selengkapnya →

Ibuku, Madrasahku

Lewat kedua orang tua, terutama ibu, saya banyak belajar bahwa hidup itu harus dihadapi dengan usaha tanpa kenal menyerah. Beliaulah yang membesarkan hati saya saat sempat menganggur untuk mencari kerja dahulu.

Baca selengkapnya →

Pusara Berbunga

Saya berjanji akan sering melewati pemakaman tersebut guna mengasah kepekaan qalbu agar tidak cinta dunia melebihi akherat, karena batu-batu nisan itu menjadi pengingat dan penasihat saya akan fananya dunia.

Baca selengkapnya →

Sahabat, Bersamamu Aku Kuat!

Hal yang paling membuatku risau ialah saat pertama kali diajak pergi ke luar negeri oleh suami. Tinggal jauh dari keluarga, saudara dan sahabat. Yang terbayang ketika itu adalah bagaimana sunyi dan hampanya hidup di negeri orang.

Baca selengkapnya →

Hati yang Hidup

Hati orang yang beriman dikatakan adalah hati yang paling halus. Hati yang begitu peka dalam merasakan setiap yang terjadi. Hati yang mudah tersentuh ketika melihat yang terjadi.

Baca selengkapnya →