eramuslim

Kategori: Oase Iman

Pernikahan yang Sederhana

Setiap kali menghadiri undangan pernikahan, yang tampak di depan mata adalah sepasang pengantin yang dihias cantik, senyum orang tua, dekorasi indah dengan hiasan bunga-bunga, makanan yang berlimpah ruah disertai gubug aneka menu yang mengundang selera, pager ayu dan pager bagus yang muda dan cerah ceria,

Baca selengkapnya →

Pertolongan Tanpa Banyak Tanya

Dosen wali itu menggeleng. Rambut kepalanya yang sudah memutih dipenuhi uban membuatnya tampak lebih tua dari usianya. Asap kemudian mengepul dari rokok yang disulutnya. Ia kemudian tersenyum. “Eman-eman kuliahmu, Dik. Coba usahakan dulu cari pinjaman atau apa. Apa Ayahmu sudah tak bisa membiayai?”

Baca selengkapnya →

Keajaiban Hidup

Suatu ketika, seorang laki-laki musafir singgah di sebuah kota. Sambil menunggu jadwal pesawat yang masih beberapa jam lagi, ia bermaksud mengunjungi sebuah Masjid besar di pinggir kota. Sesuai dengan kebiasaannya mengunjungi Masjid, dimanapun ia berlabuh, maka kali ini Masjid pinggir kota yang besar itu menjadi target wisata ruhani baginya. Namun, pelayan hotel mewanti-wanti, agar mengurungkan niatnya, mengingat tempat tersebut terhitung relatif  'remote', tanpa kendaraan umum.

Baca selengkapnya →

Indahnya Ikhlas

Perbuatan ikhlas sering diingatkan oleh Rasulullah SAW seperti termaktub dalam hadis di atas. Indahnya berbuat ikhlas adalah balasan pahala dari Allah SWT. Rasulullah telah mencontohkan berbagai amal baik, termasuk berbuat ikhlas. Yakni, perbuatan yang didasari atas niat karena Allah, bukan mencari pujian dari orang lain.

Baca selengkapnya →

Begitu Berartinya Masjid

Hari Minggu lalu ada nuansa yang berbeda dari minggu-minggu sebelumnya di masjid. Setelah shalat Dzhuhur, salah seorang pembina keislaman remaja meminta kepada jama’ah untuk menjadi saksi bagi seorang pria Jerman yang akan masuk Islam siang itu. Tak lama kemudian beliau membimbing pria yang ada di sampingnya mengucapkan kalimat syahadat.

Baca selengkapnya →

Jangan Tunggu Pinta Mereka

Sudah hampir dua tahun ini dia mondok. Membayar Rp 10.000 per bulan. Sebuah angka yang hanya bisa digunakan untuk membeli segenggam sayuran di Jakarta. Sedangkan makanan seadanya, diperoleh dari upah buruh yang dia lakukan sehari-hari tanpa libur dengan merawat/memberi makan ayam milik seseorang di dekat tempat dia mondok.

Baca selengkapnya →

Terima Kasih Bunda

Kita semua adalah "anak.". Meskipun sebagian kita sudah ada yang berkeluarga, menjadi orang tua, atau bahkan sudah ada yang punya cucu, tetapi hal itu tidak bisa menghilangkan hakikat bahwa kita punya atau pernah punya orang tua, ayah bunda kita, artinya kita anak mereka.

Baca selengkapnya →