eramuslim

Kategori: Oase Iman

Antara Resiko dan Hasil

Hari-hari pertama yang menandai pergantian musim hujan biasanya belum menjadikan mereka terkondisi mengantisipasi datangnya cuaca yang tidak bersahabat dan mereka belum terkondisi mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapinya.

Baca selengkapnya →

Kisah Hidup Seorang Manusia

Hidup dalam lingkungan keluarga yang sangat terbuka namun penuh nasihat dan arahan membuatku tidak pernah merasa khawatir dalam mengerjakan sesuatu. “Asalkan baik dan benar, silahkan saja.” Kalimat tersebut merupakan pedoman yang diberikan keluargaku dalam menghadapi hidup.

Baca selengkapnya →

Refleksi Haji Orang Yang Belum Berhaji

Memang bukan berita bohong, bahwa ada Pak Haji yang masih doyan judi. Yang masih suka mencuri juga ada. Bahkan yang masih genit menggoda dan merayu bahkan merebut isteri orang juga ada. Sama halnya orang yang rajin sholat juga rajin korupsinya.

Baca selengkapnya →

Muslimah dan Dunia Barat

Beliau bercerita bahwa pada saat itu, orang-orang barat berlaku amat sinis dengan orang Islam, terutama kepada muslimah yang notabene-nya terang-terangan memakai jilbab sebagai identitas mereka. Di kereta, di jalan, di pasar dan di tempat-tempat lain semuanya memandang dengan pandangan cemooh dan merendahkan.

Baca selengkapnya →

Setelah Ini, Siapa Lagi Yang Mengaku Nabi?

Jelas, mereka yang melakukan kebohongan, kedustaan dan penipuan semacam itu memiliki kepentingan untuk pribadinya. Permasalahannya, mengapa sampai ada orang yang percaya dengan kebohongan, kedustaan, dan tipu daya sang tokoh, padahal untuk urusan yang satu ini, jelas-jelas tidak benar adanya.

Baca selengkapnya →

Ada Jalan Ke Surga Di Angkot

Di atas Angkot kita belajar kesabaran. Bayangkan, antara penumpang dan sopir memiliki jalan yang sama tetapi dengan kepentingan yang berbeda. Penumpang yang karyawan menginginkan cepat sampai di kantor agar tidak dimarahi atasan karena terlambat.

Baca selengkapnya →

Pahlawan Calistung

Bagi saya, Bu Habibah ibarat Bu Muslimahnya Andrea Hirata kurang lebih, meski saya tak sejajar dengan Andrea. Mereka sama-sama guru yang mencurahkan tenaganya untuk mengajar, mendidik dan menanamkan nilai-nilai luhur ala pendidikan formal dengan gaji yang amat ”bersahaja”.

Baca selengkapnya →

Macet

Semakin lama kemacetan semakin krodit. Sekali perjalanan ditempuh lewat dari satu jam pun menjadi hal yang lumrah. Perusahaan mengeluh. Banyak karyawan yang datang terlambat, sementara aktifitas kerja tidak boleh berhenti berdenyut.

Baca selengkapnya →

Percaya Diri=Bersyukur

Mungkin itu yang bisa saya jawab dan saya tangkap dari pertanyaan pesan singkat yang terkirim melalui FB saya. Entah diterima atau tidak bagi saya itulah rasa kepercayaan diri gue. Rasa syukur saya yang patut saya terima dengan kondisi apa pun dalam diri saya.

Baca selengkapnya →