Kisah Sebuah Persahabatan
Ada satu hal yang ingin kusampaikan, bagiku seseorang yang mengaku sebagai sahabat, dia tidak akan pernah berusaha secara sadar menyakiti hati sahabatnya.
Baca selengkapnya →Ada satu hal yang ingin kusampaikan, bagiku seseorang yang mengaku sebagai sahabat, dia tidak akan pernah berusaha secara sadar menyakiti hati sahabatnya.
Baca selengkapnya →Sehari dinanti, si randoseru belum tiba. "Sabar yaa...randoserunya dikirim dari Hokkaido, jauh sekali dari Kobe. Mungkin 2 hari baru sampai." Kami coba menenangkan si sulung yang terlihat mulai gelisah menanti randoserunya.
Baca selengkapnya →Ingin rasanya bicara kata per kata, seperti sahabat lama, namun senjata-senjata itu, mesin-mesin tambang itu, mengatakan bahasa yang tak kami pahami. Maka sebaiknya kami melakukan pekerjaan para pahlawan!
Baca selengkapnya →Kayaknya serem banget, darah dimana-mana. Mayat tergeletak begitu saja kayak ga ada harganya. Walau disangkain teroris tetap aja dunk mereka manusia. Teroris juga manusia begitu kata Cendol eh Candil.
Baca selengkapnya →Keluarga yang lain diceritakan hidup disebuah desa. Dengan ritme kehidupan tak jauh dari beribadah kepada Allah. Ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap muslim selalu mereka kerjakan.
Baca selengkapnya →Kita tidak tahu, kapan umur dan kehidupan kita berakhir. Tetapi kita yakin, semuanya tak akan lama lagi terjadi. Jika memang sudah ajalnya, tidak mengenal waktu dan tempat
Baca selengkapnya →Setelah menerima koin yang ia ingin kan ia tak langsung beranjak pergi..ia masih diam di hadapan kami, ia seperti enggan hanya menerima koin yang aku berikan
Baca selengkapnya →Jadi salju yang diciptakanNya memberikan pelajaran bagi manusia, agar berlaku bijak dalam menghadapi apapun, tidak kecuali salju.
Baca selengkapnya →Kuperhatikan sosok itu. Mengapa pria seperti itu mau saja bekerja mengangkuti kotoran manusia. Apa benar hanya karena uang?
Baca selengkapnya →Saya terkejut, tenggorokan terasa tercekat. Sesaat tubuh gemetar, tanpa sebab. Tulisan ini milik siapa? tertuju untuk siapa, ukhti? Siapa yang sedang dan dalam perasaan seperti terlukiskan dalam catatan itu?
Baca selengkapnya →