Beratnya Mahar
Sungguh tak tahu diuntung jika jelas-jelas calonmu itu tak bisa membawa sebuah gunung, lalu kau memintanya dipanggul kehadapanmu, bagaimana pun caranya, bukankah itu mendholiminya?
Baca selengkapnya →Sungguh tak tahu diuntung jika jelas-jelas calonmu itu tak bisa membawa sebuah gunung, lalu kau memintanya dipanggul kehadapanmu, bagaimana pun caranya, bukankah itu mendholiminya?
Baca selengkapnya →
Dia anakku! Diasuh dalam rahim mulia isteriku. Dibesarkan dalam buaian lembutnya dan keluasan mimpiku untuk menjadi seorang hamba Dzat Mahaasih yang tak henti mengumpul bekal menuju-Nya.
Baca selengkapnya →Hanya orang kurang akal yang mengatakan, “Ah, buat apa bekerja bukankah rezki di tangan tuhan. Jadi, kalau saya sudah ditakdirkan kaya, maka saya akan kaya dengan sendirinya.”
Baca selengkapnya →Bukankah adalah kebahagiaan, ketika kita bisa membuat orang yang kita cintai bahagia? Ketika kita mencintai ayah dan ibu kita, maka adalah kebahagiaan ketika kita bisa membuat beliau berdua bahagia, tak peduli diri kita berpeluh payah?
Baca selengkapnya →Dengan menutup wajah dengan bantal yang sudah mulai basah oleh air mata Ukhti berusaha tegar. Hatinya teriris, tak tahu harus menyalahkan siapa. Mereka yang ngomong, keadaan ataukah takdir?
Baca selengkapnya →“Capek banget ngurusin rumah, anak, dan suami… engga ada habisnya, sampai engga punya waktu untuk diri sendiri, engga punya Me Time!” Seringkali keluhan seperti ini terlontar oleh kaum ibu.
Baca selengkapnya →“Aku hanya suka lagunya Ma, bukan yang lainnya!” anakku membela diri, saat aku mengingatkan, bahwa JB bukanlah seseorang yang baik untuk dijadikan idola. JB yang bernyanyi dengan diiringi latar para wanita yang seringkali mengumbar aurat.
Baca selengkapnya →“Are you Moslem?” Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang tidak biasa dilontarkan oleh calon penumpang taksi, karena dengan berbagai kejadian yang menimpa kebanyakan muslim di negeri yang bukan muslim, sehingga Muhammad sedikit tersinggung dan kaget, Ia pun balik bertanya, “Yes I am, and why did u ask me?”
Baca selengkapnya →“lho... masak sih ngasihnya cuma segitu...? Apalagi dari luar negeri, masak infaknya kecil amat, sih...?” keluh seseorang yang kusegani itu. “gak pantes deh, memang sih udah gede bagi orang sini, tapi bagusnya double ngasih dananya...” lanjutnya lagi.
Baca selengkapnya →Cobalah bayangkan diri kita yang tadinya 'bukan siapa-siapa' lalu tiba-tiba diberi jabatan tinggi yang disegani dan dihormati orang lain di tempat kerja kita atau lingkungan kita, maka bagaimana perasaan kita tatkala itu?
Baca selengkapnya →