Hamas mengkritik rekomendasi Amnesty International-organisasi hak asasi manusia yang berbasis di London, Inggris-agar dunia internasional memberlakukan embargo senjata terhadap Hamas dan kelompok pejuang Palestina lainnya.
Juru Bicara Hamas Fawzi Barhoum dalam pernyataannya pada media massa mengatakan bahwa rekomendasi itu tidak adil karena Amnesty International menyamakan antara pelaku kejahatan dengan korban. Barhoum menegaskan, Hamas tidak pernah menerima bantuan senjata dari negara manapun sedangkan Israel menerima banyak bantuan senjata dari negara-negara besar, bahkan secara terbuka melakukan perjanjian bisnis senjata dengan negara-negara tersebut.
Barhoum juga mengatakan bahwa Israel menggunakan senjata-senjata pemusnah massal yang mematikan untuk menyerang dan membantai rakyat Palestina. Sedangkan rakyat Palestina menggunakan senjata-senjata sederhana untuk membela diri dari kebrutalan Israel dan membela diri dari kekejaman penjajah adalah hak yang sah bagi suatu bangsa yang dilindungi hukum internasional.
Barhoum mengatakan bahwa Hamas sangat prihatin dengan rekomendasi Amnesty International yang menyerukan agar dilakukan embargo senjata terhadap Hamas. Hamas menilai Amnesty International sudah menyesatkan publik tentang posisi Hamas dan rekomendasi semacam itu akan dimanfaatkan Israel untuk lebih memperluas agresi dan blokadenya terhadap warga Palestina di Gaza.
Barhoum meminta Amnesty Internasional lebih bijak dalam melihat persoalan Palestina-Israel dan lebih bersikap adil dengan tidak menyalahkan rakyat Palestina yang sedang berjuang mempertahankan tanah airnya dan membela diri dari kekejaman penjajahan Israel.
"Organisasi internasional dan organisasi lainnya yang melakukan investigasi dan mencari bukti atas kejahatan perang yang dilakukan Israel seharusnya tidak menyamakan antara pelaku kejahatan dengan korban," tandas Barhoum. (ln/PIC)
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Pengamat dan konsultan bisnis syariah terkemuka Indonesia, Adiwarman Karim, berani memproyeksi angka Rp101,1 triliun total aset perbankan syariah di 2010. Perhitungan itu hasil dari pertimbangan modal dan data historis pertumbuhan bank-bank syariah baru di 2010.
Ibarat rumah, perbankan syariah memiliki pondasi, pilar dan atap. Pondasi inilah yang menjadi dasar pembangunan bank syariah. Pembangunan pondasi harus kuat karena pondasi yang rapuh akan membuat bangunan perbankan syariah ikut rapuh.
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Bill menuai sukses di bisnisnya saat menjual program DOS kepada IBM. Ajaibnya saat Bill menawarkan program DOS ke IBM, BIll bersama rekannya, Paul dan Steve sama sekali belum memiliki program itu dan lebih gilanya lagi..
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.