Israel Sudah Me-Yahudi-Kan Hampir Seluruh Yerusalem


Direktur Departemen Peta dan Survey Tempat Tinggal Palestina, Khalil Al-Tafakji mengatakan bahwa Israel menggunakan agama untuk menghapus akar Arab dan Islam dari kota Yerusalem yang saat ini diduduki dan menggantinya dengan akar Yahudi.

Dalam sebuah pernyataan kepada Palestine Information Center (PIC) , Tafakji menambahkan bahwa Zionis telah membangun lebih banyak sinagog di Yerusalem, sehingga dengan enteng Yahudi bisa mengatakan kepada dunia bahwa Yerusalem tidak lagi milik Palestina, tapi milik mereka (Israel).

Mengomentari jalur metro bawah tanah Israel yang akan diterapkan di kota suci itu, Tafakji menekankan bahwa proyek ini bertujuan untuk menghubungkan apa yang disebut Yerusalem timur dengan bagian barat  untuk menghilangkan ide solusi dua-negara.

Dalam konteks yang sama, Yayasan Al-Aqsa mengungkapkan bahwa Israel mulai melaksanakan proyek yahudisasi besar-besaran untuk mengkonversi kawasan selatan Masjid al-Aqsha terutama daerah Umayyah Emirat Dar ke daerah Talmud, terkait dengan dugaan penempatan kuil Salomon.

Dalam laporan itu, Yayasan Al-Aqsa mengatakan bahwa Israel pun mulai me-yahudikan seluruh wilayah selatan Masjid Aqsa pada proyek lain, termasuk Silwan dan daerah Wadi Hilwa .

Yayasan ini mencatat bahwa proyek Yahudi tersebut didahului dengan penggalian yang berlangsung selama berbulan-bulan lamanya, selama Israel mencuri dan menghancurkan situs Islam kuno di daerah tersebut. (sa/pic)