
Acara deklarasi Forum Umat Islam (FUI) untuk menyampaikan amanat umat Islam kepada capres Jusuf Kalla berlangsung tadi siang di Daarul Aitam, Jakarta Pusat. Sekitar enam orang tokoh mewakili ormas-ormas Islam yang tergabung dalam FUI ikut hadir menyampaikan dukungan.
Di antara mereka ada Habib Husein Al-Habsyi dari Ikhwanul Muslimin Indonesia, Imron dari KAHMI, Alfian Tanjung, Habib Selon Al-Athos dari Afwaja, Thalhan Ma'ruf dari ICMI, dan Abdurrahman dari Front Pembela Islam atau FPI.
Isi dari lima Amanat Piagam Umat Islam seperti yang telah diberitakan sebelumnya adalah sebagai berikut:
1. Menjaga akidah umat dengan memberantas berbagai aliran sesat dan menyesatkan, seperti Ahmadiyah, menanggulangi penyebaran pemikiran yang menyimpang seperti sekularisme, pluralisme dan liberalisme; serta berbagai tindakan yang menista agama.
2. Memperjuangkan penerapan syariah dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara secara konstitusional dalam berbagai bentuk; mempertahankan perda-perda syariah yang sudah diberlakukan; serta mendukung lahirnya perda-perda syariah di berbagai daerah.
3. membangun sistem ekonomi syariah; menghentikan sistem kontrak karya pertambangan; nasionalisasi aset-aset strategis; menghentikan privatisasi BUMN, mengembangkan industri strategis, mengembalikan sumberdaya alam kepada perusahaan umum milik negara; serta menggerakkan sektor riil sebagai basis perekonomian.
4. Memperjuangkan peningkatan kesejahteraan umat; membangun sisten kesehatan gratis bagi seluruh rakyat; membangun sistem pendidikan berbasis iman dan takwa, mengalokasikan anggaran pendidikan secara penuh dan mewujudkan pendidikan gratis bagi rakyat, serta memajukan sekolah-sekolah Islam baik negeri maupun swasta.
5. Menentang intervensi asing dalam politik, ekonomi dan berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia, membersihkan pemerintah Indonesia dari kaki tangan imperialis, serta menolak pendirian pangkalan militer negara asing di wilayah Indonesia.
Deklarasi tersebut mereka namakan sebagai menyerahkan Amanat Piagam Umat Islam kepada Capres HM Jusuf Kalla dan Cawapres Wiranto. Lima butir amanat tersebut sudah disampaikan kepada Jusuf Kalla dan sudah disetujui oleh pihak Jusuf Kalla.
Bagaimana jika terjadi pengabaian terhadap poin amanat tersebut saat capres dan cawapres yang dimaksud terpilih? Sekjen FUI, Muhammad Al-Khaththath dengan tenang menyatakan, "Ya kita demo mereka. Kita tuntut agar mereka bisa konsisten dengan isi amanat ini."
Sementara itu, Habib Husein mengungkapkan keberatan utama mereka terhadap capres SBY. Ia mengatakan, SBY telah menolak pembubaran Ahmadiyah di Indonesia. "Kita sudah meminta SBY untuk membubarkan Ahmadiyah, tapi tidak pernah dilaksanakan. Bahkan, kehadiran kami di istana beberapa waktu lalu hanya diterima oleh Andi Malarangeng. Bukan SBY langsung," ucap Habib Husein bersemangat. mnh
foto: detikcom
Apakah Bank Syariah telah benar-benar Islami. Karena yang saya tahu tetapnya menerapkan sistem riba hanya dibungkus dengan bahasa Arab sehingga kelihatannya Islam. Ketahuilah tak semua orang Arab beragama Islam.
Saya saat ini sedang dalam perjanjian kredit pemilikan rumah dengan bank bni selama 10 tahun dan sudah berjalan selama 14 bulan dan pagu kredit sekitar 90 juta. bisa kami over pembiayaannya ke BSM.
Laba bersih yang diraih BPRS Harta Insan Karimah pada tahun 2009 mencapai Rp2.906 juta atau meningkat sebesar 36% dari tahun 2008 dengan pencapaian target 143%.
Bank Muamalat Cabang Cengkareng membutuhkan karyawan untuk posisi: 1. Customer Service (Wanita) 2. Legal (Pria) 3. Account Manager (Pria).
"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.
"Yang paling Umi sayang adalah abang, karena abang anak sulung Umi yang mau berpisah dengan umi dan abi demi menuntut ilmu," demikian Umi berbisik.
"Ini adalah banjir paling parah yang pernah dialami Kabupaten Karawang," kata setiap warga di perumahan Karaba Indah, Karawang. Banjir dapat mencapai ketinggian 2-3 meter, warga harus segera dievakuasi.
"Ini adalah banjir paling parah yang pernah dialami Kabupaten Karawang," kata setiap warga di perumahan Karaba Indah, Karawang. Banjir dapat mencapai ketinggian 2-3 meter, warga harus segera dievakuasi.