Gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir, menyatakan bahwa beberapa petinggi senior mereka telah ditangkap oleh aparat keamanan Mesir pada hari Senin pagi ini (8/2).
Dalam situsnya, ikhwan menyatakan bahwa di antara petinggi mereka yang ditahan oleh aparat keamanan adalah Dr. Mahmud Izzat, yang merupakan wakil mursyid 'Aam, Dr. Issam Al-Aryan dan Dr. Abdul Rahman yang merupakan anggota dari maktab al-irsyad Ikhwan.
Selain itu situs Ikhwan juga menyatakan bahwa pihak aparat keamanan Mesir juga telah menahan Ahmad Abbas di wilayah Giza, dan Dr. Aliyu Muhammad Saad, profesor dan ketua departemen urologi rumah sakit Bulaq Dakrur.
Kampanye penangkapan terhadap anggota Ikhwan meluas ke luar ibukota Kairo, di wilayah barat Mesir yang ditahan oleh aparat keamanan Mesir adalah Dr. Muhammad Abdul Ghani dokter spesialis mata pada rumah sakit dan dosen pada universitas Zagazig, selain itu ditahan juga Walid Al-Shalabi seorang penulis dan Dr.Muhammad Najjar seorang profesor pada fakultas farmasi Universitas Minia.
Pengacara Ikhwan - Abdul Mun'im Abdul Maksud membenarkan bahwa telah terjadi penangkapan terhadap kliennya dan ia menyatakan bahwa penangkapan itu terjadi di saat semua orang memuji demokratisasi yang ada di tubuh Ikhwan sewaktu memilih Mursyid 'Aam. Abdul Maksud mengatakan bahwa ada kemungkinan penahanan terhadap anggota Ikhwan akan meningkat.
Sebelumnya pada hari Sabtu lalu, di provinsi Itsa Fayum, sebelah barat daya Kairo, aparat keamanan Mesir telah menangkap 20 anggota Ikhwan.(fq/imo)
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Biasakan membangun komunikasi dengan anak secara terbuka dan berikan rasa nyaman dan tentram pada dirinya bahwa ibu tidak marah dan sang anak bisa cerita apa saja.
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.