Pengadilan Tinggi Turki memperingatkan bahwa langkah yang ingin ditempuh PM Turki Recep Thaep Erdogan, untuk mencabut larangan jilbab di kampus-kampus, adalah langkah berbahaya yang bisa mengancam perdamaian di masyarakat Turki.
Dalam pernyataan yang disampaikan Pengadilan Tinggi Negara, yang berafiliasi pada sekulerisme, “Langkah ini tidak akan hanya berada di wilayah lembaga pendidikan saja. Kami menanti langkah ini dengan penuh keresahan, karena hal itu akan mempengaruhi situasi damai di masyarakat. ” Pernyataan yang dilansir Reuters itu, juga menjelaskan bahwa para mantan hakim juga telah menjelaskan bahwa ide-ide agama tidak boleh masuk ke wilayah kebebasan demokrasi, karena akan membahayakan prinsip sekuler negara turki.
Seperti diberitakan, Erdogan telah menyatakan bahwa pemerintahnya bakal mencabut larangan memakai jilbab di berbagai perguruan tinggi dengan sesegera mungkin, tanpa menunggu penyempurnaan draft revisi undang-undang yang akan memakan waktu minimal satu tahun.
Dalam harian Shabah, terbitan Turki, Erdogan menyatakan, “Kami akan menghadapi masalah ini bersama. Tidak perlu menunggu undang-undang baru. Mencari solisi masalah ini sebenarnya mudah. Kami akan duduk bersama dan menyelesaikannya dalam satu kali langkah bersama-sama. ”
Sejumlah pengamat politik memandang bahwa ide Erdogan itu memang mungkin dilakukan. Karena memang masalahnya tidak lebih dari pada meminta pemerintah merevisi peraturan yang melarang menggunakan jilbab di sekolah dan kampus. Mereka menegaskan, “Revisi undang-undang tidak diperlukan langkah apapun kecuali satu kali sidang untuk mendukung revisi itu. Menimbang mayoritas parlemen sudah dikuasai oleh Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa, ditambah dukungan suara dari Partai Gerakan Nasional, ” maka revisi UU itu mungkin sekali diberlakukan. (na-str/iol)
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Pengamat dan konsultan bisnis syariah terkemuka Indonesia, Adiwarman Karim, berani memproyeksi angka Rp101,1 triliun total aset perbankan syariah di 2010. Perhitungan itu hasil dari pertimbangan modal dan data historis pertumbuhan bank-bank syariah baru di 2010.
Ibarat rumah, perbankan syariah memiliki pondasi, pilar dan atap. Pondasi inilah yang menjadi dasar pembangunan bank syariah. Pembangunan pondasi harus kuat karena pondasi yang rapuh akan membuat bangunan perbankan syariah ikut rapuh.
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Bill menuai sukses di bisnisnya saat menjual program DOS kepada IBM. Ajaibnya saat Bill menawarkan program DOS ke IBM, BIll bersama rekannya, Paul dan Steve sama sekali belum memiliki program itu dan lebih gilanya lagi..
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.