Masyarakat Eropa Menentang Berdirinya Masjid Baru

Jumat, 15/05/2009 07:31 WIB Cetak |  Kirim

Montreuil sebuah wilayah pinggiran kota Paris menawarkan berbagai macam study berkaitan dengan imigrasi di Perancis. Disana terdapat supermarket milik orang Asia dan restoran kebab Arab. Para wanita yang menggunakan kerudung dan beragam perpaduan warna warni pakaian wanita Afrika berbaur dengan penduduk Perancis yang menggunakan pakaian barat.

Keanekaragaman ini dapat dilihat di komunitas masyarakat Muslim yang berjumlah 12.000 di Montreuil. Komunitas ini berasal dari Utara dan pinggiran Sahara Afrika, yang mewakili sekitar 20 persen dari penduduk kota.

Islam sendiri adalah agama kedua yang terbesar di Eropa. Namun dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Muslim Eropa mendapat penentangan dari beberapa anggota Uni Eropa akibat dari usaha mereka untuk membangun Masjid.

Muhammad Abdulbaki sebagai wakil presiden dari Federasi Kebudayaan Muslim Montreuil - merupakan payung dari organisasi yang berencana membangun sebuah masjid untuk kota tersebut, memperlihatkan kepada seorang pengunjung rancangan bangunan masjid yang akan mereka bangun yang bernilai sekitar 2,7 juta dollar.

Namun rencana pembangunan masjid bisa berakhir gagal, setelah bertahun-tahun perjuangan panjang untuk mewujudkan berdirinya masjid tersebut. Pada tahun 2003 seorang penasehat kota dari partai politik sayap kanan melakukan gugatan hukum atas sewa tempat untuk pembangunan masjid itu, karena dianggap melanggar undang-undang Perancis tahun 1905 yang memisahkan urusan Gereja dengan Negara.

Abdulbai mengatakan bahwa banyak umat Islam akhirnya takut untuk berinvestasi untuk pembangunan masjid karena mendengar adanya kasus ini. Namun sekarang, katanya, masyarakat muslim telah dapat mengumpulkan sekitar seperempat dari biaya pembangunan masjid itu.

Seperti masyarakat Muslim yang berada di tempat lain di Eropa, tempat ibadah umat Islam di Montreuil sudah dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi sangat kecil. Mahamadou Nimaga - presiden dari federasi Muslim mengatakan bahwa mereka menginginkan sebuag bangunan peribadatan yang besar, sebuah masjid resmi lengkap dengan menaranya untuk mengakomodasi pertumbuhan umat Islam yang semakin hari semakin bertambah disana.

Nimaga juga mengatakan bahwa proyek pembangunan masjid ini sudah mempersatukan berbagai macam komunitas Muslim Montreuil, ada yang berasal dari Mesir, Mali dan Komoro. Dan hal ini malah mempersatukan warga kota. Para pimpinan dari agama Yahudi dan Kristen bergabung bersama komunitas Muslim untuk berjuang terwujudnya pendirian masjid. Bahkan walikota telah menyumbangkan uangnya sekitar 700 dollar bagi proyek tersebut.

Beberapa alasan ketakutan terhadap proyek pembangunan masjid, karena dikhawatirkan dana dari luar negeri yang masuk ke proyek tersebut akan digunakan oleh kelompok Islam ekstrim. Sebagian lagi beralasan bahwa tempat ibadah umat Islam tidak mempunyai tempat dalam sejarah umat kristen, meskipun Eropa adalah sekuler.

Di London lebih dari 250.000 masyarakat menandatangi petisi sejak dua tahun yang lalu untuk menentang pembangunan masjid yang mereka sebut "Mega-Masjid" di dekat lokasi olimpiade 2012 akan berlangsung. Para pengkritik juga memprotes rencana pembangunan sebuah masjid utama dekat sebuah gereja Gothic di Cologne Jerman.

Di Italia liga partai anti imigran telah melakukan lobi-lobi untuk membekukan semua pembangunan masjid yang mereka tuduh akan menjadi sarang teroris. Dan di Switzerland sebuah komite telah mengumpulkan cukup tanda tangan untuk mengadakan referendum tentang larangan pembangunan menara masjid.

"Setiap orang di Switzerland mempunyai hak untuk datang dan beribadah di rumah ibadah khusus, kristen di gereja, muslim di Masjid, Yahudi di Sinagog. Kebebasan beragama tidak menjadi masalah di sini. Permasalahannya adalah Syariah Islam yang hidup dalam masyarakat Islam berkontradiksi dengan hak-hak masyarakat Swiss," kata salah seorang tokoh Switzerland.(fq/voa)


(Arsip Dunia Islam)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG