Pakistan dan Afghanistan ternyata terlibat dalam serangan-serangan yang dilakukan pasukan AS di Afghanistan ke wilayah Pakistan. Selama ini pemerintah Pakistan selalu membantah pihaknya telah melakukan kesepakatan rahasia dengan militer AS, sehingga pasukan AS leluasa masuk ke wilayah Pakistan untuk memburu anggota al-Qaida.
Seorang pejabat pemerintah senior Pakistan yang menolak disebut jati dirinya membenarkan bahwa serangan-serangan pasukan AS ke wilayah Pakistan dilakukan atas kordinasi antara militer Pakistan, Afghanistan dan AS.
"Pakistan tidak punya teknologi yang memadai, oleh sebab itu Pakistan sangat bergantung pada pasukan AS," kata pejabat tadi.
Militer AS sedikitnya melakukan 39 kali serangan ke wilayah Pakistan yang berbatasan langsung dengan Afghanistan, selama sepuluh bulan terakhir. Serangan-serangan itu menewaskan warga sipil di pedalaman Pakistan termasuk anak-anak dan perempuan.
Kolonel John Spiszer, Komandan Brigade ke-3 Divisi Infanteri Pertama pasukan AS pada para wartawan di kota Kabul mengatakan, operasi bersama antara militer AS, Afghanistan dan Pakistan untuk memburu anggota dan para pendukung al-Qaidah di Pakistan diberi nama Operasi Lion Heart.
Menurut sumber di Pakistan, operasi itu bagian dari operasi bawah tanah yang disepakati Pakistan dan pihak AS. Kesepakatan tersebut dilakukan setelah Presiden Pakistan Asif Zardari berkunjung ke Washington bulan September lalu dan memberi izin pada AS untuk melakukan serangan ke target-target mereka, anggota al-Qaidah dan Taliban yang ada di pedalaman Pakistan.
Dalam perjanjanjian itu, Pakistan akan berpura-pura memprotes serangan-serangan pasukan AS dan Washington akan berpura-pura tidak mengakui serangan tersebut. (ln/iol)
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Gampang-gampang susah mencari bankir syariah. Meski stok SDM melimpah, bahkan banyak yang menanyakan ke redaksi ib.eramuslim.com mengenai lowongan bankir syariah, tidaklah begitu saja masalah bankir syariah terpenuhi.
Bank syariah, bagi Fahrizal, adalah sebuah keberkahan tak terkira. Keyakinannya terhadap sistem ekonomi syariah yang rahmatan lil .alamin membuatnya percaya kepada bank yang ber-tagline "Pertama, Murni Syariah". Kenapa?
Biasakan membangun komunikasi dengan anak secara terbuka dan berikan rasa nyaman dan tentram pada dirinya bahwa ibu tidak marah dan sang anak bisa cerita apa saja.
Sosok yang bercitra mulia ini selalu hadir di lokasi-lokasi bencana. Baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Kadang hadir apa adanya, tanpa seragam dan atribut.