NIC: Hegemoni AS akan Berakhir, India dan China Jadi Kekuatan Baru

Jumat, 21/11/2008 14:40 WIB Cetak |  Kirim

Krisis ekonomi global yang terjadi saat ini adalah awal dari berakhirnya dominasi mata uang dollar AS sebagai "mata uang tunggal" dunia dan pertanda akan berakhirnya dominasi politik dan ekonomi negara AS. Tahun 2025, AS bukan lagi satu-satunya negara adidaya karena ada China dan India yang akan menjadi pesaingnya dan saling memperebutkan pengaruh antar bangsa-bangsa di dunia.

Itulah kesimpulan laporan National Intelligence Council (NIC) yang bertajuk Global Trends 2025 yang dirilis Kamis (20/11). Dalam keterangan persnya di Washington DC, Deputi Direktur NIC Thomas Fingar mengatakan, di masa depan kutub-kutub kekuasaan akan terbagi ke sejumlah negara di dunia dan tidak lagi terpusat pada AS. Negara-negara seperti Turki, Iran dan Indonesia menurut laporan NIC, juga akan menjadi negara-negara yang berpengaruh. Kecuali Rusia, yang menurut laporan itu, tidak jelas masa depannya.

NIC juga menyebutkan dunia akan menghadapi lebih banyak konflik karena makin berkurangnya sumber-sumber daya seperti makanan dan air serta masih menghadapi ancaman dari negara-negara yang menerapkan kebijakan kekerasan dan kelompok-kelompok teroris. Akses untuk memiliki senjata nuklir, menurut NIC, juga makin terbuka.

"Makin tajamnya gap antara tingkat kelahiran, ratio orang-orang kaya dan orang-orang miskin dan tak terhindarkannya dampak perubahan iklim akan memperburuk konflik yang akan terjadi," kata Fingar.

NIC tidak menjelaskan mengapa hegemoni AS baru akan berakhir pada tahun 2025. Dalam laporannya, NIC malah memojokkan program nuklir negara Iran. "Dalam masa 15-20 ke depan, reaksi atas penegasan Iran untuk terus melanjutkan program nuklirnya akan mendorong negara-negara di kawasan ikut mengintensifkan program nuklir mereka dan akan mempertimbangkan untuk memiliki senjata nuklir," demikian laporan NIC. (ln/aljz)


(Arsip Dunia Islam)

5 Terpopuler

5 Terbaru

 
 

Sekolah Bagus Pasti Mahal

Mengapa sih kalau sekolah yang bagus-bagus itu identik dengan mahalnya biaya yang harus di tanggung orang tua?, nah kalau saya cuma PNS dengan penghasilan pas-pasan ngga mungkin deh dapat menyekolahkan putra-putri saya di sekolah yang 'bagus'.

 

PELUANG

 
フレッツ光 | FX | 住宅ローン | FX初心者 | PDM | アスクル | セル生産 | ホームページ制作 | 音楽教室 | 携帯レンタル |