Pengajacar Jama'at Islamiyyah Mesir, Mamduh Ismail, pada Rabu (1/6) kemarin mengajukan berkas permohonan kepada jaksa agung Mesir untuk mengeluarkan peraturan dan undang-undang yang melarang dan mencekal Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad memasuki negara itu.
Rencananya, Ahmadinejad akan mengunjungi Mesir untuk menghadiri KTT negara non blok yang akan digelar pada pertengahan bulan Juli nanti di kota wisata Sharm as-Shaikh.
Dalam berkas pengajuannya, Islamil menyatakan jika Ahmadinejad telah menghina dua sahabat Nabi yang seharusnya dimuliakan oleh umat Muslim. Selain itu, Ahmadinejad juga dianggap bukan sebagai presiden Iran yang sah.
"Ahmadinejad bukan presiden yang sah karena banyaknya rumor tentang kecurangan pada pemilu presiden Iran kemarin," tutur Ismail.
Bahkan, jika Ahmadinejad tetap masuk Mesir dan menghadiri konferensi yang dahulu diprakarsai oleh mendiang Presiden Soekarno itu, Ismail meminta keamanan Mesir untuk tak segan-segan menangkap Ahmadinejad dan menghakiminya.
Terkait kunjungan Ahmadinejad ke KTT non-blok itu, koran-koran Mesir mewartakan pada edisi beberapa hari yang lalu jika Presiden Mubarak tidak akan menyambut kedatangan Ahmadinejad.
Mesir dan Iran tercatat memiliki hubungan diplomatik yang buruk pasca suksesnya gerakan revolusi Syiah Iran di tahun 1979 silam yang sukses menjungkalkan Syah Iran Muhammad Reza Pahlevi. Pasca revolusi itu, Mesir adalah negara yang menampung dan melindungi Syah, karena istri Syah adalah adik dari mendiang raja Mesir Faruq I (digulingkan gerakan revolusi Nasser di tahun 1952). Syah Pahlevi juga dimakamkan di area pemakamam raja-raja Mesir dinasti Muhammad Ali di Kairo, Mesir.
Sementara itu, pemerintahan Iran menjadikan nama Khalid Islambuli, penembak mati presiden Sadat, sebagai nama salah satu jalan protokol di ibu kota Teheran, Iran. (L2/aby)
"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.
Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.
Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.
Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.