
Bank Sentral China menganjurkan sebagai alat tukar mata uang internasional, dollar AS sudah saatnya diganti sekarang ini. Tapi bagaimana caranya gerangan?
Adalah sebuah ide yang penuh dengan intrik sekaligus lucu ketika beberapa bulan lalu Tim Geithner, sekretaris bendahara AS mengatakan bahwa dollar adalah alat tukar yang membahagiakan, namun kenyataannya, dollar sekarang pingsan dalam perekonomian internasional. Menurut Geithner, asuransi akan membuat pasaran dollar kembali meningkat.
Semuanya berpendapat bahwa implementasi ide ini hanya akan membuat dollar hancur lebur. Saham-saham perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaan barang-barang luar negeri seperti Wal-Mart (NYSE: WMT) dan Home Depot (NYSE: HD) tadinya mendapatkan banyak pemasukan yang bagus. Sedangkan perusahaan-perusaan yang lebih berorientasi eksport seperti Dow Chemical (NYSE: DOW), Weyerhaeuser (NYSE: WY), and PepsiCo (NYSE: PEP) juga asalnya baik-baik saja. Sekarang semuanya tengah tinggal landas menuju krisis.
Bagaimana bisa terjadi? Perumpamaannya saja, ada perbandingan 1:1 antara dollar AS dan mata groucho Freedonia (sebuah negara fiktif di Eropa dengan mata uangnya groucho). Jika seorang eksporter AS ingin menjual sebuah barang dengan harga $100 di pasar Freedonia, maka si pembeli di sana harus membayar 100 groucho. Tapi jika dollar jatuh, katakanlah menjadi $0.90 terhadap groucho, barang itu akan menjadi lebih murah 10%.
Kita bisa melihat hal ini sedang terjadi dengan dollar, yaitu bahwa barang-barang yang masuk ke AS menjadi sangat mahal sedangkan dollar semakin melemah. Dengan defisit perdagangan yang terjadi pada tahun 2008, AS kehilangan lebih dari $680 juta, tidak heran dollar pun tersungkur.
Dalam waktu enam minggu terakhir ini atau lebih, tak ada yang berubah di AS. Para penganggur bertambah 8,5%, kepercayaan konsumer, pendapatan per orang, minat belanja yang sekarat, semuanya itu benar-benar menurun dan semakin menurun. Bisnis pun pingsan, dan setelah menunjukan beberapa perbaikan, penjualan retail pun mengecewakan, di bawah pengharapan.
Sebuah saga ekonomi, digabungkan dengan belanja perbaikan dan defisit penjualan yang besar tampaknya sedang membuat dollar AS semakin babak belur saja. (sa/fs)
"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.
Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.
Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.
Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.
Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.
Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga
Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.