Setelah 10 hari agresi militer ke Gaza, bahkan dalam 2 hari terakhir ini sudah pula melakukan serangan darat, Israel harus menghadapi kenyataan bahwa mereka tidak bisa melakukan apa-apa terhadap Hamas dan rakyat Palestina. Sebaliknya, Hamas memberikan perlawanan yang luar biasa.

“Kemenangan akan datang untuk para pejuang Palestina.” ujar Mahmoud al-Zahar, seorang petinggi Hamas.

Al-Zahar mengatakan selama ini Brigade Izzudin al-Qassam, sayap Hamas, telah mempertunjukan kemampuan yang hebat selama konfrontasi langsung dengan tentara Israel. Satu hal yang tidak diketahui oleh media. “Kami akan mengalahkan mereka, insya Allah.” tambahnya.

Al-Zahar selanjutnya mengatakan bahwa sekarang Israel telah membuka jalan perang bagi pejuang Palestina. “Mereka telah membenarkan pembunuhan terhadap anak-anak mereka sendiri, dengan menembak anak-anak Palestina. Mereka telah memulai perusakan sinagog dan sekolah mereka, karena mereka sudah nyata menghancurkan masjid dan sekolah kami.”

Dalam kondisi seperti itu, Hamas juga melakukan serangan roket ke arah bagian selatan Israel.

Abu Obeida, juru bicara Brigade Izzudinal-Qasam, menyatakan bahwa banyak para pejuang Palestina yang menghadapi Israel di Jalur Gaza. “Kami telah menyiapkan ribuan pejuang tangguh, yang akan menunggu Israel di setiap sudut jalan.” tandasnya, “sepanjang mereka terus melakukan agresi, jumlah mereka akan terus berkurang kami habisi, dan mereka semua akan terkubur di sini!” (sa/aljeera)

Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Biasakan membangun komunikasi dengan anak secara terbuka dan berikan rasa nyaman dan tentram pada dirinya bahwa ibu tidak marah dan sang anak bisa cerita apa saja.
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.