
Seorang diplomat top Inggris mengeluarkan pernyataan yang menohok negaranya sendiri dan juga AS. Paddy Ashdown mengatakan bahwa semua pasukan asing yang sekarang tengah menduduki Afghanistan akan kalah.
Menurut Ashdwon, kekalahan itu sudah semakin jelas karena para pemimpin perang Inggris (sekutu) dan AS tidak tahu bagaimana caranya menangani perang Afghan.
“Kami akan kalah,” ujarnya Selasa kemarin (01/07). “Kami sedang bergerak menuju kekalahan dan tentara-tentara kami yang masih muda sekarat (di Afghanistan) karena para politisi tidak tahu apa yang harus dilakukan.”
Paddy Ashdwon pernah menjadi perwakilan Inggris di Bosnia, maka dari itu ia mengetahui pasti karakteristik perang yang sekarang terjadi di Afghanistan.

Menurut Ashdown, kekalahan itu tampak jelas bisa dilihat salah satunya dari tidak adanya kesamaan koordinasi. Saat ini memang konsentrasi pasukan setiap negara berbeda di Afghanistan. Misalnya saja, pasukan tentara Inggris di provinsi Helmand, tentara Belanda di provinsi Oruzgan, tentara Kanadi di Kandahar, Jerman di bagian utara dan pasukan tentara AS di beberapa tempat lainnya.
“Semuanya berada dalam arah yang berbeda, dan itu bahaya atau ancaman terbesar di Afghanistan.” Ujar Ashdown yang pernah menjadi anggota Angkatan Laut Elit Inggris ini.
Sekarang ini, tidak kurang dari 90.000 pasukan asing sudah menduduki Afghanistan. 57.000 di antaranya merupakan pasukan tentara AS, dan Barack Obama, presiden AS akan segera mengirimkan 20.000 tentara tambahan. (sa/agb/hgl)
Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.
Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.
Ada yang menarik di ajang Islamic Book Fair (IBF) 9th 2010 di Istora Senayan, Kamis (11/3) lalu. Sekelompok .jerapah kecil. menyambangi stand Bank Syariah Mandiri untuk menabung. Wow! Jerapah menabung?!
Impian untuk memiliki rumah barang tentu menjadi impian setiap orang. Berawal dari keinginan untuk memiliki rumah sederhana dengan harga yang murah, ketika mencari, mencari dan mencari bertemulah aku pada seorang wali murid yang tinggal disebuah perumahan, yang walaupun lumayan jauh dari tempat aku mengajar.
Saya sudah menjadi salah satu nasabah bank syari.ah, dan merasa nyaman dengan produk yang ditawarkan juga tidak ada keraguan di hati dengan urusan riba. Alhamdulillah pada tahun 2009 saya dan suami mendapat kesempatan untuk menjadi tamu Allah.
Biasakan membangun komunikasi dengan anak secara terbuka dan berikan rasa nyaman dan tentram pada dirinya bahwa ibu tidak marah dan sang anak bisa cerita apa saja.
KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.